[ditty id=593]

 

Menag Nilai Prabowo Visioner: Mampu Membaca Tanda Zaman Lewat Diplomasi Perdamaian

Selasa, 3 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa Kementrian Agama Prof. Kh. Nasarudin Umar

Foto Istimewa Kementrian Agama Prof. Kh. Nasarudin Umar

Jakarta — Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menilai Presiden Prabowo Subianto sebagai pemimpin yang memiliki orientasi kuat ke masa depan. Menurutnya, Prabowo mampu membaca dinamika dan tantangan global yang akan dihadapi Indonesia ke depan.

Penilaian tersebut disampaikan Nasaruddin saat menanggapi langkah diplomatik Prabowo terkait keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace atau Dewan Perdamaian yang dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Nasaruddin mengungkapkan, Kementerian Agama aktif menyosialisasikan kebijakan tersebut kepada masyarakat luas guna meluruskan berbagai persepsi yang berkembang. Upaya itu dilakukan melalui seminar internasional hingga penyusunan makalah ilmiah yang menerjemahkan pernyataan dan kebijakan Presiden Prabowo.

“Kami membuat seminar internasional dan makalah ilmiah untuk menjelaskan maksud dari pernyataan Presiden. Makalah itu kami berikan kepada pihak-pihak yang membutuhkan informasi,” ujar Nasaruddin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Ia menyebut, berbagai forum ilmiah tersebut mendapat respons positif dari publik dan kalangan strategis. Menurutnya, banyak pihak yang awalnya salah memahami kebijakan tersebut, namun mulai menerima setelah membaca hasil kajian para tokoh, ulama, dan pakar.

“Banyak yang tadinya salah paham. Tetapi setelah membaca hasil seminar dan pandangan para tokoh serta ulama, akhirnya bisa memahami maksud kebijakan itu,” katanya.

Dari situ, Nasaruddin menilai Prabowo sebagai sosok pemimpin yang visioner dan cepat menangkap perubahan zaman.
“Future oriented-nya Bapak Presiden itu dahsyat. Kita bersyukur beliau mampu membaca tanda-tanda zaman dengan sangat cepat. Mudah-mudahan ini menjadi jalan terbaik bagi bangsa kita, karena posisi Indonesia saat ini sangat penting di tingkat global,” ujarnya.

Nasaruddin juga mengaitkan langkah Presiden Prabowo dengan peristiwa Perjanjian Hudaibiyah pada masa Rasulullah SAW. Ia menilai, kebijakan strategis sering kali menimbulkan kesalahpahaman di awal, namun baru dipahami manfaatnya setelah hasilnya terlihat.

“Dulu juga banyak sahabat yang salah paham dengan Perjanjian Hudaibiyah. Namun setelah melihat hasilnya, ternyata itu menjadi keputusan terbaik bagi umat Islam saat itu,” tuturnya.

Oleh karena itu, Nasaruddin mengajak masyarakat Indonesia untuk berhusnuzan dan melihat kebijakan tersebut secara jangka panjang. Ia berharap, keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace dapat memperkuat posisi strategis bangsa di kancah internasional.

“Kita berharap, dengan doa para ulama dan masyarakat, Indonesia akan semakin memiliki posisi penting dalam pergaulan dunia internasional,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel ikhbarnusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SANTRI BERPRESTASI: SALWA WULANDARI RAIH JUARA HARAPAN 1 DI AJANG NASIONAL
Luthfi Muhammad Fikri Al Zawad Lolos Google Student Ambassador 2026, Mahasiswa STAI KH Badruzzaman Tembus Program Global
Santri Muda Asal Pesantren Miftahulhuda Al Musri’ Lolos Google Student Ambassador 2026
Cak Imin Geram Jaksa Nilai Kreativitas Rp0: “Ini Bisa Lumpuhkan Masa Depan Industri Kreatif Indonesia!”
TNI Gugur Ditembak Israel di Lebanon, RI Kecam Keras dan Desak Investigasi Transparan
Komnas HAM Belum Tetapkan Status Kasus Andrie Yunus, DPR Minta Kejelasan
Resmi Berlaku! PP Tunas Batasi Akses Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun Mulai 28 Maret 2026
Breaking News: Eks Menhan Juwono Sudarsono Wafat di Usia 84 Tahun, Indonesia Kehilangan Negarawan dan Cendekiawan Besar

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 17:23 WIB

SANTRI BERPRESTASI: SALWA WULANDARI RAIH JUARA HARAPAN 1 DI AJANG NASIONAL

Minggu, 5 April 2026 - 11:11 WIB

Luthfi Muhammad Fikri Al Zawad Lolos Google Student Ambassador 2026, Mahasiswa STAI KH Badruzzaman Tembus Program Global

Kamis, 2 April 2026 - 05:50 WIB

Santri Muda Asal Pesantren Miftahulhuda Al Musri’ Lolos Google Student Ambassador 2026

Senin, 30 Maret 2026 - 23:03 WIB

Cak Imin Geram Jaksa Nilai Kreativitas Rp0: “Ini Bisa Lumpuhkan Masa Depan Industri Kreatif Indonesia!”

Minggu, 29 Maret 2026 - 09:11 WIB

Komnas HAM Belum Tetapkan Status Kasus Andrie Yunus, DPR Minta Kejelasan

Berita Terbaru