Jakarta – Kabar membanggakan datang dari keluarga besar Ikatan Dai Muda (IDM) Indonesia. Tiga kader terbaik IDM resmi berhasil menembus Top 30 program Cahaya Muda Indonesia iNews TV, sebuah ajang dakwah nasional yang menjadi ruang tampil generasi muda dalam menyebarkan pesan Islam yang sejuk, moderat, dan penuh rahmat.
Baca Juga Majelis Nurul Huda Teguh Mendidik Anak Bangsa, Konsisten Cetak Generasi Berakhlak dan Berprestasi
Keberhasilan ini menjadi momentum penting bagi IDM Indonesia, sekaligus menegaskan bahwa regenerasi dai muda di Indonesia terus berkembang dengan kualitas yang semakin matang, baik dari sisi wawasan keislaman, kemampuan komunikasi dakwah, hingga komitmen menjaga harmoni umat dan bangsa.
Adapun tiga dai muda yang lolos tersebut adalah:
- Ust. Muhammad Nur Alam Syah, S.S.I
- Ustd. Salwa Wulandari
- Ust. Agung Budiman, S.Sos
Ketiganya kini menjadi representasi kader dakwah muda IDM Indonesia yang siap membawa nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin ke panggung nasional melalui media televisi.
Cahaya Muda Indonesia iNews TV, Panggung Dakwah Generasi Baru
Program Cahaya Muda Indonesia iNews TV dikenal sebagai salah satu ruang kompetisi dakwah yang mempertemukan dai-daiyah muda terbaik dari berbagai daerah. Ajang ini tidak hanya menilai kefasihan bertutur, tetapi juga kedalaman pesan, keteduhan sikap, serta kemampuan menyampaikan Islam secara relevan di tengah masyarakat modern.
Kehadiran kader Ikatan Dai Muda Indonesia dalam Top 30 ini pun menjadi sorotan tersendiri, karena menunjukkan bahwa dakwah generasi muda kini semakin mendapat tempat strategis dalam ruang publik nasional.
Pengurus Pusat IDM Indonesia Sampaikan Rasa Syukur dan Bangga
Wakil Ketua Pimpinan Pusat IDM Indonesia, Ust. Iqbal Akmaludin, menyampaikan rasa syukur sekaligus kebanggaan atas terpilihnya tiga kader terbaik IDM dalam program tersebut.
“Atas nama Pengurus Pusat Ikatan Dai Muda (IDM) Indonesia, kami menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas terpilihnya para kader terbaik yang kini hadir dalam program Cahaya Muda Indonesia di iNews TV,” ujar Ust. Iqbal.
Ia menegaskan bahwa keikutsertaan dalam Cahaya Muda Indonesia merupakan momentum yang membahagiakan bagi keluarga besar IDM.
“Keikutsertaan dalam Cahaya Muda Indonesia terasa sebagai momentum yang membahagiakan bagi keluarga besar IDM Indonesia. Program ini bukan sekadar ruang tampil, tetapi menjadi panggung nasional yang mempertemukan semangat muda dengan cahaya dakwah,” lanjutnya.
Menurutnya, tampilnya kader IDM Indonesia dalam ajang ini menjadi simbol tumbuhnya generasi dai muda yang siap membawa pesan Islam yang menyejukkan ke ruang publik lebih luas.
IDM Indonesia Dorong Dakwah Ramah, Inklusif, dan Menyejukkan
Ust. Iqbal juga menyampaikan harapan besar agar setiap penampilan para kader mampu memancarkan keteduhan, keluasan wawasan, serta kematangan sikap yang selama ini menjadi ciri pembinaan di IDM.
“Kami menyimpan harapan besar agar setiap penampilan memancarkan keteduhan, keluasan wawasan, serta kematangan sikap yang menjadi ciri pembinaan di IDM,” tuturnya.
Ia menekankan bahwa Ikatan Dai Muda Indonesia ingin menghadirkan wajah Islam yang ramah dan penuh kasih.
“Semoga masyarakat dapat melihat bahwa almamater Ikatan Dai Muda Indonesia melahirkan dai-daiyah yang tidak hanya fasih dalam bertutur, tetapi juga menghadirkan Islam yang ramah, inklusif, dan penuh kasih.”
Selaras dengan Semangat Moderasi Beragama Kemenag RI
Lebih jauh, Pengurus Pusat IDM Indonesia berharap kader-kader yang tampil dapat membawa nilai-nilai yang sejalan dengan semangat Kementerian Agama Republik Indonesia, khususnya moderasi beragama.
“Harapan kami juga tertuju pada terpancarnya nilai-nilai yang sejalan dengan semangat Kementerian Agama Republik Indonesia — moderasi beragama, toleransi, penghormatan terhadap keberagaman, serta komitmen menjaga persatuan bangsa,” ujar Ust. Iqbal.
Nilai-nilai tersebut diharapkan hadir secara alami dalam setiap pesan dakwah yang disampaikan, sehingga keberadaan kader IDM dalam Cahaya Muda Indonesia menjadi bagian dari ikhtiar menjaga harmoni umat dan bangsa.
Ustd. Salwa Wulandari: Ini Amanah Besar untuk Dai’ah Muda
Salah satu peserta yang lolos Top 30, Ustd. Salwa Wulandari, turut mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan besar ini. Ia menyebut bahwa pencapaian tersebut bukan hanya prestasi pribadi, tetapi juga amanah dakwah yang lebih luas.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur kepada Allah SWT atas karunia ini. Bisa lolos ke Top 30 Cahaya Muda Indonesia iNews TV adalah pengalaman yang sangat berharga dan sekaligus tanggung jawab besar bagi saya sebagai dai’ah muda,” ungkap Salwa.
Salwa juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar IDM Indonesia yang terus memberikan pembinaan dan dukungan.
“Saya berterima kasih kepada Pengurus Pusat IDM Indonesia dan seluruh keluarga besar IDM yang selalu mendampingi kami dalam proses belajar dan berdakwah. Dukungan ini menjadi kekuatan tersendiri untuk terus membawa pesan Islam yang damai dan menyejukkan.”
Ia berharap langkahnya dapat menjadi inspirasi bagi dai-daiyah muda lainnya agar tidak ragu tampil membawa dakwah yang penuh kasih sayang.
“Semoga ini menjadi motivasi bagi dai-daiyah muda lainnya, bahwa dakwah hari ini harus hadir dengan wajah yang ramah, penuh kasih sayang, dan membawa persatuan. Mohon doa agar saya dan semua peserta dapat memberikan yang terbaik,” pungkasnya.
Doa dan Dukungan untuk Kader IDM Indonesia
Menutup pernyataannya, Pengurus Pusat IDM Indonesia menyampaikan doa agar perjalanan para kader di Cahaya Muda Indonesia iNews TV menjadi ruang keberkahan dan manfaat luas bagi masyarakat.
“Semoga perjalanan ini menjadi ruang keberkahan, memperluas manfaat, serta semakin menguatkan identitas sebagai dai muda yang membawa nama baik organisasi dengan penuh kebanggaan dan tanggung jawab.”
“Doa kami menyertai setiap langkah, agar Allah melimpahkan kemudahan, menjaga ketulusan, dan menjadikan kehadiran di Cahaya Muda Indonesia iNews TV sebagai cahaya yang memberi manfaat luas bagi masyarakat,” pungkas Ust. Iqbal Akmaludin.
Keberhasilan tiga kader Ikatan Dai Muda Indonesia ini menjadi bukti bahwa dakwah generasi muda Indonesia terus berkembang dan mendapat ruang strategis di media nasional. Keluarga besar IDM pun mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan doa dan dukungan agar para dai muda ini dapat terus memberikan kontribusi terbaik bagi umat, bangsa, dan agama.
Baca Juga Persib Bandung Hadapi Laga Hidup Mati di ACL Two: Nasib Adam Przybek Ikut Dipertaruhkan
Penulis : Nurdin
Editor : Fikri













