[ditty id=593]

 

Prabowo Lantik 9 Pejabat Negara, Kristomei Sianturi Jadi Kepala BNPB

Kamis, 15 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo lantik 7 pejabat baru di Istana. Dokumentasi Istimewa

Prabowo lantik 7 pejabat baru di Istana. Dokumentasi Istimewa

JAKARTA, IkhbarNusantara.com — Presiden Prabowo Subianto melantik sembilan pejabat negara dan TNI di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/10/2026). Pelantikan tersebut mencakup pimpinan TNI, kepala lembaga pemerintah, serta sejumlah wakil menteri Kabinet Merah Putih.

Salah satu pergantian jabatan yang menjadi perhatian adalah pengangkatan Kristomei Sianturi sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), menggantikan Letjen TNI Suharyanto.

Selain itu, Presiden Prabowo menunjuk dua wakil menteri pertahanan, wakil menteri pertanian, wakil menteri imigrasi dan pemasyarakatan, serta pimpinan Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN).

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penataan sejumlah posisi strategis pemerintahan dan TNI untuk memperkuat pelaksanaan program nasional

Kristomei Sianturi Pimpin BNPB

Kristomei Sianturi resmi menjabat Kepala BNPB setelah dilantik Presiden Prabowo. Sebelumnya, ia bertugas sebagai Pangdam XXI/Radin Inten yang membawahi wilayah Lampung dan Bengkulu.

Sebelum pelantikan, Kristomei mengaku belum mengetahui secara pasti jabatan yang akan dipercayakan kepadanya ketika memenuhi panggilan ke Istana Kepresidenan.

“Belum tahu. Saya diminta untuk hadir pada Presiden,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (15/10/2026).

Saat ditanya mengenai kemungkinan dirinya menjadi Kepala BNPB, Kristomei menegaskan kesiapannya menjalankan tugas sesuai perintah.

“Sebagai tentara siap perintah,” katanya.

Pengangkatan Kristomei berlangsung ketika Indonesia menghadapi tantangan penanggulangan bencana, termasuk kebakaran hutan dan lahan. Kepemimpinan baru BNPB diharapkan mampu memperkuat mitigasi, kesiapsiagaan, serta koordinasi penanganan bencana di berbagai daerah.

Richard Tampubolon dan Yusuf Jauhari Jadi Wamenhan

Presiden Prabowo juga melantik Richard Tampubolon dan Yusuf Jauhari sebagai Wakil Menteri Pertahanan dengan bidang tugas berbeda.

Richard Tampubolon sebelumnya menjabat Kepala Staf Umum (Kasum) TNI. Ia mendapat penugasan di bidang strategi, doktrin, dan pembangunan kekuatan pertahanan.

Sebelum pelantikan, Richard menyatakan kesiapannya menerima penugasan apa pun yang diberikan kepadanya.

“Saya prajurit siap ditempatkan di mana saja. Doakan yang terbaik. Siap do the best,” ujarnya.

Sementara itu, Yusuf Jauhari dipercaya menangani bidang logistik, industri pertahanan, dan teknologi. Sebelum menduduki jabatan tersebut, ia menjabat Kepala Badan Logistik Pertahanan Kementerian Pertahanan.

Pelantikan keduanya diharapkan memperkuat koordinasi kebijakan pertahanan, khususnya dalam pembangunan kekuatan, pengembangan teknologi, serta pengelolaan logistik pertahanan.

Alim Setiawan Slamet Jadi Wakil Menteri Pertanian

Di sektor pertanian, Presiden Prabowo melantik Alim Setiawan Slamet sebagai Wakil Menteri Pertanian.

Alim dikenal sebagai akademisi yang sebelumnya menjabat Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB). Pengangkatannya menambah unsur akademisi dalam jajaran pimpinan kementerian yang menangani sektor pertanian.

Peran tersebut menjadi penting dalam mendukung pengembangan pertanian, peningkatan produktivitas, serta penguatan ketahanan pangan nasional.

Maulana Bungaran Jadi Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan

Presiden juga melantik M. Maulana Bungaran sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Penunjukan tersebut menjadi bagian dari pengisian jabatan wakil menteri dalam Kabinet Merah Putih untuk mendukung pelaksanaan kebijakan di bidang keimigrasian dan pemasyarakatan.

Satyawan Pudyatmoko Pimpin BPGMN

Di bidang lingkungan hidup, Satyawan Pudyatmoko dilantik sebagai Kepala Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN).

Satyawan sebelumnya dikenal sebagai pejabat di Kementerian Kehutanan, termasuk pernah menjabat Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem.

BPGMN memiliki peran strategis dalam pengelolaan ekosistem gambut dan mangrove, termasuk mendukung upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan serta pemulihan lingkungan.

Sementara itu, Mayor Jenderal TNI Sriyanto dilantik sebagai Wakil Kepala BPGMN. Sebelum penugasan tersebut, Sriyanto menjabat Kapoksahli Pangdam XXI/Radin Inten.

Maruli Simanjuntak dan Tandyo Budi Revita Isi Jabatan Strategis TNI

Selain enam pejabat di atas, pelantikan juga mencakup dua posisi penting di lingkungan TNI.

Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dilantik sebagai Wakil Panglima TNI. Ia juga merangkap jabatan sebagai Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil.

Sementara itu, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita dilantik sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), menggantikan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

Dengan demikian, sembilan pejabat yang dilantik Presiden Prabowo pada Kamis (15/10/2026) meliputi Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB, Richard Tampubolon dan Yusuf Jauhari sebagai Wakil Menteri Pertahanan, Alim Setiawan Slamet sebagai Wakil Menteri Pertanian, M. Maulana Bungaran sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Satyawan Pudyatmoko sebagai Kepala BPGMN, Sriyanto sebagai Wakil Kepala BPGMN, Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI, serta Tandyo Budi Revita sebagai KSAD.

Pelantikan tersebut menandai perubahan sejumlah posisi strategis di lingkungan pemerintahan dan TNI. Masyarakat kini menantikan pelaksanaan tugas para pejabat baru dalam mendukung agenda pemerintahan, memperkuat pelayanan publik, serta menjawab berbagai tantangan nasional.

Penulis : aljawadd_

Editor : Mulki Algifari

Follow WhatsApp Channel ikhbarnusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gus Kikin Ungkap Sejarah Kembalinya NU ke Khittah 1926 di Pesantren Sukorejo
Indonesia–Singapura Sepakat Bentuk Satgas Gabungan untuk Tindak Korporasi Pembakar Hutan
Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun Peragakan 38 Adegan
KPK Panggil Direktur BNPB sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai
Nagara Institute dan Komdigi Soroti Tanggung Jawab Podcaster dalam Menjaga Demokrasi Digital
BEM UI dan SADAR Gelar Aksi di Bundaran HI, Bawa Lima Tuntutan untuk Pemerintah
Pemerintah Kaji Penambahan Kuota Pertalite, Konsumsi Naik 12,92 Persen
Mahfud MD Soroti Gaya Kepemimpinan Prabowo, Nilai Pengawasan Bawahan Masih Lemah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Gus Kikin Ungkap Sejarah Kembalinya NU ke Khittah 1926 di Pesantren Sukorejo

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:52 WIB

Indonesia–Singapura Sepakat Bentuk Satgas Gabungan untuk Tindak Korporasi Pembakar Hutan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun Peragakan 38 Adegan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:50 WIB

KPK Panggil Direktur BNPB sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:43 WIB

Nagara Institute dan Komdigi Soroti Tanggung Jawab Podcaster dalam Menjaga Demokrasi Digital

Berita Terbaru