Cianjur — Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan pesantren. Luthfi Muhammad Fikri Al Zawad, seorang santri dari Pondok Pesantren Miftahulhuda Al Musri’, berhasil lolos sebagai Google Student Ambassador tahun 2026. Prestasi ini menjadi bukti bahwa santri mampu bersaing di tingkat global, khususnya dalam bidang teknologi dan pengembangan digital.
Program Google Student Ambassador merupakan salah satu inisiatif dari Google yang bertujuan menjaring mahasiswa dan pemuda berprestasi untuk menjadi perpanjangan tangan dalam mengedukasi serta mengembangkan ekosistem digital di lingkungan kampus maupun masyarakat luas. Terpilihnya Luthfi tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga membawa nama baik pesantren dan daerah asalnya.
Dikenal sebagai sosok yang aktif dan memiliki minat besar di bidang teknologi, Luthfi telah lama mengasah kemampuannya melalui berbagai kegiatan akademik maupun non-akademik. Selain mendalami ilmu agama di pesantren, ia juga konsisten mengembangkan keterampilan digital, mulai dari pengelolaan media, pembuatan konten edukatif, hingga keterlibatan dalam komunitas teknologi.
Dalam keterangannya, Luthfi mengungkapkan rasa syukur dan harapannya setelah dinyatakan lolos dalam program bergengsi tersebut.
“Ini bukan hanya tentang pencapaian pribadi, tetapi juga amanah besar untuk membawa manfaat yang lebih luas. Saya ingin menunjukkan bahwa santri juga mampu berkontribusi dalam perkembangan teknologi global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman,” ujar Luthfi.
Ia juga menambahkan bahwa perjalanan menuju tahap ini bukanlah hal yang mudah. Proses seleksi yang ketat menuntut kesiapan dalam berbagai aspek, mulai dari kemampuan komunikasi, kepemimpinan, hingga pemahaman terhadap teknologi dan dampaknya bagi masyarakat.
“Banyak tantangan yang harus dilalui, tetapi saya percaya bahwa kerja keras, doa, dan dukungan dari lingkungan pesantren menjadi kunci utama. Semoga ini menjadi langkah awal untuk memberikan dampak yang lebih besar ke depan,” tambahnya.
Pihak pesantren Miftahulhuda Al Musri’ turut menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Prestasi ini dinilai sebagai representasi nyata bahwa pendidikan pesantren mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan zaman.
Keberhasilan Luthfi diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para santri lainnya untuk terus berinovasi, mengembangkan potensi diri, serta berani mengambil peran dalam kancah global. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, peran generasi muda, termasuk santri, menjadi sangat penting dalam menciptakan perubahan yang positif dan berkelanjutan.
Dengan semangat kolaborasi dan kontribusi, langkah Luthfi sebagai Google Student Ambassador 2026 diharapkan mampu membuka jalan bagi lahirnya lebih banyak talenta muda dari lingkungan pesantren yang siap bersaing di era digital.
Penulis : Mulki
Editor : Mulki Algifari
























Komentar