Jakarta – Santri Mendunia resmi memulai program Rihlah Ilmiah, sebuah agenda edukatif yang dirancang sebagai wadah pembelajaran langsung dari para tokoh inspiratif lintas bidang. Program ini menjadi langkah strategis dalam memperluas wawasan santri, memperkuat jejaring silaturahim, sekaligus membangun karakter generasi muda Islam yang siap menghadapi tantangan zaman.
Pada pelaksanaan perdana bertajuk Rihlah Ilmiah Santri Mendunia Part 1, rombongan pengurus Santri Mendunia berkesempatan bersilaturahim dengan Mas Witcaksono, seorang pengusaha sukses yang dikenal memiliki pengalaman panjang di dunia bisnis dan pengembangan sumber daya manusia.
Dalam pertemuan tersebut, Mas Witcaksono membagikan berbagai pengalaman, motivasi, serta nilai-nilai kehidupan yang dinilai relevan bagi generasi santri masa kini. Ia menekankan pentingnya membangun pola pikir yang terbuka, semangat belajar tanpa henti, serta keberanian mengambil peluang di tengah perkembangan zaman.
Beliau menyampaikan pesan yang begitu membekas bahwa santri harus memiliki wawasan yang luas, berani bermimpi besar, terus belajar, mandiri secara ekonomi, serta mampu menjadi pribadi yang kaya ilmu, kaya manfaat, dan kaya harta untuk kemaslahatan umat.
Pesan tersebut menjadi refleksi bahwa santri tidak hanya dituntut menguasai ilmu-ilmu keislaman, tetapi juga perlu memiliki kapasitas kepemimpinan, kemampuan berwirausaha, serta kompetensi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.
Program Rihlah Ilmiah menjadi salah satu upaya Santri Mendunia dalam menghadirkan ruang belajar yang lebih kontekstual. Para peserta tidak hanya memperoleh teori, tetapi juga belajar langsung dari pengalaman para tokoh yang telah berhasil di bidangnya masing-masing.
Ke depan, agenda ini akan menghadirkan berbagai narasumber dari beragam latar belakang, mulai dari ulama, akademisi, pengusaha, profesional, hingga pemimpin pemerintahan. Dengan demikian, santri diharapkan mampu memperluas perspektif serta membangun jejaring yang bermanfaat bagi pengembangan diri.
Silaturahim perdana tersebut turut dihadiri oleh Gus Aziz selaku Founder Santri Mendunia, didampingi Kang Amuin selaku Pembina Santri Mendunia Turki, serta Gus Nidzom, Mas Gibran, Faiz, Ceng Ozan, Amir, Ambary, dan Amin.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi awal lahirnya berbagai kolaborasi strategis yang mampu melahirkan generasi santri berdaya saing global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan akhlakul karimah.
Rihlah Ilmiah Santri Mendunia akan terus berlanjut dengan mengunjungi tokoh-tokoh inspiratif lainnya. Melalui program ini, Santri Mendunia berkomitmen menghadirkan pengalaman belajar yang lebih luas, relevan, dan berdampak bagi lahirnya generasi santri yang unggul, inovatif, serta siap berkontribusi di tingkat nasional maupun internasional.
Penulis : Luthfi M. Fikri Al Zawad
Editor : Mulki Algifari























2 Komentar