CIANJUR, IkhbarNusantara – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh santri Pondok Pesantren Miftahulhuda Al-Musri’. Dua santri terbaik, Teguh Muhamad Fitra Romadhan dan Dzakwan Nurfawaz, berhasil lolos sebagai delegasi dalam International Conference Santri Mendunia (ICSM) yang akan diselenggarakan di tiga negara Asia Tenggara, yakni Malaysia, Singapura, dan Thailand. Program ICSM dikenal sebagai forum internasional yang mempertemukan santri dan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia untuk mengikuti konferensi ilmiah, pertukaran budaya, serta kunjungan akademik lintas negara.
Baca Juga : Rokok SIN Herbal, Menghadirkan Racikan Herbal Tradisional Warisan Leluhur Nusantara
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa santri pesantren memiliki daya saing yang semakin kuat di tingkat global. Melalui proses seleksi yang kompetitif, Teguh Muhamad Fitra Romadhan dan Dzakwan Nurfawaz dinyatakan layak menjadi bagian dari delegasi Indonesia yang akan membawa semangat keilmuan pesantren ke forum internasional.
Partisipasi dalam International Conference Santri Mendunia tidak hanya memberikan pengalaman akademik, tetapi juga membuka kesempatan bagi para peserta untuk membangun jejaring internasional, bertukar gagasan dengan peserta dari berbagai latar belakang, serta memperkenalkan nilai-nilai pendidikan pesantren Indonesia kepada dunia. Rangkaian kegiatan ICSM umumnya mencakup seminar internasional, diskusi ilmiah, kunjungan ke perguruan tinggi, hingga pertukaran budaya di Malaysia, Singapura, dan Thailand.
Pondok Pesantren Miftahulhuda Al-Musri’ selama ini dikenal aktif mendorong santrinya untuk tidak hanya mendalami ilmu-ilmu keislaman, tetapi juga mengembangkan kapasitas kepemimpinan, akademik, dan wawasan global. Keberhasilan dua santri tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi santri lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi dan berani bersaing di tingkat internasional.
Baca Juga : Al-Musri’ 1 Cijampang Kembangkan Pertanian dan Perikanan, Cetak Santri Mandiri dan Produktif
Keikutsertaan Teguh Muhamad Fitra Romadhan dan Dzakwan Nurfawaz juga menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Pondok Pesantren Miftahulhuda Al-Musri’, sekaligus menunjukkan bahwa pendidikan pesantren mampu melahirkan generasi yang siap menjadi duta bangsa dalam forum-forum internasional.
Dengan pencapaian ini, diharapkan semakin banyak santri Indonesia yang terdorong untuk mengembangkan potensi akademik, memperluas jejaring global, serta berkontribusi dalam membangun peradaban melalui ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman.
Prestasi ini sekaligus menegaskan bahwa santri masa kini tidak hanya berkiprah di lingkungan pesantren, tetapi juga mampu tampil sebagai representasi Indonesia di panggung dunia.
Penulis : aljawadd_
Editor : Mulki Algifari
























Komentar