Ciranjang, Cianjur – Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU IPPNU Kecamatan Ciranjang bersama Pimpinan Komisariat (PK) IPNU IPPNU se-Kecamatan Ciranjang menggelar kegiatan buka bersama yang dirangkaikan dengan syukuran Hari Lahir (Harlah) IPNU dan IPPNU. Kegiatan tersebut dilaksanakan di PK IPNU IPPNU Miftahulhuda Al-Musri’, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, sebagai momentum refleksi sekaligus penguatan kaderisasi pelajar Nahdlatul Ulama.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus PAC, PK, kader pelajar, serta perwakilan Pimpinan Cabang (PC) IPNU Cianjur. Selain menjadi ajang silaturahmi dan kebersamaan di bulan Ramadan, acara ini juga menjadi ruang konsolidasi organisasi dalam menyongsong tantangan zaman yang semakin kompleks.
Momentum Harlah IPNU IPPNU: Refleksi dan Penguatan Kaderisasi
Syukuran Harlah IPNU IPPNU bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan pengingat akan sejarah panjang perjuangan organisasi pelajar di bawah naungan Nahdlatul Ulama. Dalam suasana penuh khidmat, para kader diajak untuk merefleksikan peran strategis IPNU IPPNU dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berilmu, dan berakhlakul karimah.
Ketua PAC IPNU Ciranjang, Adef Syihabudin, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjadikan momentum harlah sebagai titik konsolidasi gerakan pelajar.
“Momentum Harlah ini harus kita jadikan sebagai ruang muhasabah dan konsolidasi. IPNU-IPPNU bukan hanya tempat berhimpun, tetapi ruang bertumbuhnya kader yang siap berkhidmat untuk agama, bangsa, dan Nahdlatul Ulama,” ujar Adef Syihabudin.
Ia menambahkan bahwa soliditas antar PK di wilayah Ciranjang menjadi fondasi utama dalam membangun gerakan pelajar yang progresif dan responsif terhadap perkembangan sosial, pendidikan, dan teknologi.
PC IPNU Cianjur Apresiasi Konsistensi Gerakan Kaderisasi
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Divisi Kaderisasi PC IPNU Cianjur, Ahmad Fauzan Abdussobur, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan buka bersama dan syukuran harlah tersebut.
Menurutnya, dinamika organisasi di tingkat PAC dan PK merupakan indikator hidupnya proses kaderisasi di akar rumput.
“Kaderisasi tidak boleh berhenti pada formalitas kegiatan. Ia harus hidup dalam kultur, dalam semangat belajar, dan dalam militansi kader. PAC dan PK di Ciranjang telah menunjukkan bahwa semangat itu tetap menyala,” tegas Ahmad Fauzan Abdussobur.
Ia juga menekankan bahwa IPNU IPPNU memiliki peran strategis dalam mencetak pelajar Nahdliyin yang mampu menjawab tantangan era digital tanpa kehilangan identitas ke-NU-an dan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah.

Rangkaian Kegiatan: Tahlil, Refleksi, dan Buka Puasa Bersama
Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan tahlil bersama sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan organisasi. Refleksi harlah menjadi sesi utama, di mana para kader diajak untuk memahami kembali visi dan misi IPNU IPPNU sebagai organisasi kader dan organisasi pelajar.
Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan. Suasana kekeluargaan terasa kuat, mencerminkan nilai ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah Nahdliyah yang terus dirawat dalam tubuh organisasi.
Komitmen Membangun Generasi Pelajar Berdaya Saing
Melalui kegiatan ini, PAC dan PK IPNU IPPNU se-Kecamatan Ciranjang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem kaderisasi, meningkatkan kualitas sumber daya kader, serta menjaga marwah organisasi di tengah arus perubahan zaman.
Dengan semangat harlah, IPNU IPPNU Ciranjang diharapkan semakin solid, progresif, dan mampu melahirkan kader pelajar yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial.
Kegiatan buka bersama dan syukuran Harlah IPNU IPPNU ini menjadi bukti bahwa gerakan pelajar Nahdliyin di Ciranjang tetap aktif, konsisten, dan siap menjadi bagian dari estafet kepemimpinan bangsa di masa depan.













