GARUT – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 2026, Yayasan Barokah Darul Ilmi (Yabadi Garut) bersama Pondok Pesantren An-Nur kembali menggelar kegiatan Pawai Ta’aruf dan Ziarah Karuhun sebagai bagian dari tradisi tarhib Ramadhan.
Kegiatan ini menjadi agenda rutin tahunan yang bertujuan untuk menyemarakkan syiar Islam sekaligus mengajak masyarakat menyambut Ramadhan dengan penuh kegembiraan, kesiapan ruhani, serta semangat kebersamaan.
Pawai Ta’aruf Garut Diikuti Santri dan Jama’ah
Baca Juga Aku Viral Maka Aku Benar, Matinya Nalar di Era Media Sosial
Pawai Ta’aruf tersebut diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari santri RA, santri TPA, santri pondok pesantren, para jama’ah, hingga para asatidz.
Para peserta tampak antusias berjalan menyusuri lingkungan sekitar pesantren sambil membawa atribut Islami dan pesan-pesan dakwah yang menarik perhatian masyarakat sekitar.
Salah seorang da’i muda Kementerian Agama RI, Kang Agil, yang juga alumni Pesantren An-Nur, menegaskan bahwa Pawai Ta’aruf menjadi sarana dakwah yang efektif sekaligus menyenangkan.
“Kegiatan ini selalu diikuti oleh santri RA, santri TPA, santri pondok pesantren, para jama’ah, bahkan para asatidz pun turut serta. Tujuannya untuk mengajak siapa pun agar bersama-sama ikut mengaji pasca kegiatan ini serta mempersiapkan diri secara ruhani dalam menyambut Ramadhan,” ujarnya.
Bagian dari Program Paskil Ramadhan Pesantren An-Nur
Pawai Ta’aruf ini merupakan rangkaian dari Program Paskil Ramadhan, sebuah program pembinaan dan syiar Islam yang digelar setiap tahun menjelang Ramadhan.
Ketua pelaksana kegiatan, Adam Nurjaman Firmansyah, menyampaikan bahwa acara berlangsung lancar dan mendapat sambutan hangat dari para peserta.
“Alhamdulillah kegiatan ini sangat seru, para peserta pawai juga terlihat sangat antusias. Selama pelaksanaan, kegiatan berjalan lancar dan tidak ada kendala berarti,” ungkapnya.
Ziarah Karuhun, Tradisi Hormati Perjuangan Ulama Terdahulu
Selain pawai, rangkaian kegiatan juga diisi dengan ziarah karuhun, sebagai bentuk penghormatan kepada para kiai dan ulama terdahulu yang telah berjuang menyebarkan syiar Islam di Garut.
Tradisi ini diharapkan mampu menanamkan nilai keteladanan, keilmuan, serta penghargaan terhadap sejarah perjuangan para pendahulu kepada santri dan jama’ah.
Ziarah tersebut dipimpin langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren An-Nur, Kiai Rd. Adang Abdul Muin, serta turut diikuti oleh Ustadz Ujang Supriadi, para santri, dan jama’ah.
Baca Juga Prabowo Bertolak ke Amerika Serikat, Hadiri Forum Strategis dan KTT Dewan Perdamaian Gaza
Apresiasi Ketua Yabadi Garut
Rangkaian kegiatan Pawai Ta’aruf dan Program Paskil Ramadhan ini mendapat apresiasi dari Ketua Yayasan Barokah Darul Ilmi, Ustadz Deni Mulyana, S.Pd.I.
Ia menilai kegiatan tersebut sebagai bentuk syiar Islam yang positif serta mampu mempererat hubungan pesantren dengan masyarakat.
Momentum Menyambut Ramadhan dengan Iman dan Kebersamaan
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, pihak pesantren berharap Ramadhan tidak hanya disambut sebagai rutinitas tahunan, tetapi sebagai momentum peningkatan keimanan, semangat mengaji, serta penguatan nilai-nilai Islam dan kebersamaan di tengah masyarakat Garut.
Penulis : Nurdin
Editor : Fikri













