CIANJUR, IkhbarNusantara.com – Pondok Pesantren Al-Musri’ 1 Cijampang terus berupaya melahirkan generasi santri yang tidak hanya kokoh dalam penguasaan ilmu agama, tetapi juga memiliki kemampuan hidup mandiri melalui pengembangan sektor pertanian dan perikanan.
Berada di bawah asuhan Ustadz Nur Falah, pesantren yang berlokasi di Kampung Cijampang RT 03/RW 04, Desa Pagermaneuh, Kecamatan Tanggeung, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengembangkan pendidikan berbasis praktik sebagai bagian dari pembentukan karakter dan penguatan keterampilan hidup (life skill) para santri.
Dalam program tersebut, para santri dilibatkan secara langsung dalam aktivitas pertanian, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga proses panen. Sementara di sektor perikanan, mereka memperoleh pengalaman mengenai budidaya ikan, mulai dari pemeliharaan hingga pengelolaan hasil panen.
Baca Juga : Dewan Pers Sesalkan Sikap Hotman Paris kepada Wartawan, Tegaskan Profesi Jurnalis Harus Dihormati
Kegiatan ini menjadi salah satu ikhtiar pesantren dalam menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, dan jiwa kewirausahaan kepada para santri. Melalui pengalaman praktik di lapangan, mereka diajak memahami bahwa kemandirian dibangun melalui proses belajar, kerja keras, dan pengelolaan sumber daya yang bertanggung jawab.
Ustadz Nur Falah menegaskan bahwa pendidikan pesantren harus mampu menjawab tantangan perkembangan zaman. Menurutnya, santri perlu memiliki bekal ilmu keislaman yang kuat sekaligus keterampilan yang dapat menjadi modal untuk hidup mandiri dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami ingin melahirkan santri yang kuat dalam ilmu agama sekaligus memiliki keterampilan yang bermanfaat. Pertanian dan perikanan menjadi media pembelajaran yang mengajarkan kemandirian, tanggung jawab, dan semangat bekerja,” ujarnya.
Baca Juga : Menag Nasaruddin Umar: Kerukunan dan Politik Bebas Aktif Jadi Modal Indonesia Bangun Perdamaian Dunia
Selain menjadi sarana pendidikan, hasil pertanian dan perikanan yang dikelola para santri juga diarahkan untuk mendukung kebutuhan internal pesantren. Ke depan, program ini diharapkan mampu menjadi salah satu fondasi dalam mewujudkan kemandirian ekonomi lembaga sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar.
Komitmen Pondok Pesantren Al-Musri’ 1 Cijampang menunjukkan bahwa pesantren memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal. Melalui inovasi tersebut, pesantren terus mencetak santri yang religius, produktif, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam.
Penulis : Ahmad Ropandi
Editor : aljawadd
























1 Komentar