[ditty id=593]

 

IPNU Jabar Tekankan Transformasi Instruktur di Era Digital, LATIN–LATPEL Garut Diikuti 15 Peserta Terpilih

Senin, 9 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa Peserta Latin & Lapel PC IPNU Garut

Foto Istimewa Peserta Latin & Lapel PC IPNU Garut

Garut — IkhbarNusantara.com Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Jawa Barat menegaskan pentingnya peran instruktur dan pelatih dalam menjaga kualitas kaderisasi di tengah derasnya arus perubahan digital. Para penggerak organisasi pelajar dituntut tidak hanya memahami materi kaderisasi, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan pola komunikasi modern.

Hal tersebut disampaikan oleh Departemen Kaderisasi PW IPNU Jawa Barat, Asep Rifki Maulana Malik, dalam pembukaan kegiatan Latihan Instruktur (LATIN) dan Latihan Pelatih (LATPEL) IPNU-IPPNU Kabupaten Garut yang digelar pada Jumat (6/2/2026) di Gedung UPT Balai Diklat KKB Kabupaten Garut. Agenda ini berlangsung hingga 8 Februari 2026.

Asep Rifki menjelaskan bahwa dinamika kaderisasi pelajar saat ini sangat dipengaruhi oleh perubahan pola komunikasi serta derasnya arus informasi yang berkembang begitu cepat.

Menurutnya, kondisi tersebut harus direspons dengan transformasi peran instruktur dan pelatih tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar organisasi.

“Instruktur dan pelatih hari ini tidak hanya dituntut menguasai materi kaderisasi. Mereka harus memiliki integritas ideologis, kemampuan metodologis, serta kecakapan beradaptasi dengan budaya digital,” ujar Asep.

Ia menambahkan, kegiatan LATIN dan LATPEL merupakan forum strategis untuk mencetak sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, serta mampu menjadi teladan dalam menjaga arah kaderisasi IPNU-IPPNU di seluruh tingkatan.

Kegiatan yang mengusung tema “Transformasi Instruktur dan Pelatih dalam Menjawab Tantangan Kaderisasi di Era Digital” ini diikuti oleh 15 peserta terpilih dari berbagai wilayah di Kabupaten Garut.

Sementara itu, Ketua PC IPNU Garut menegaskan bahwa transformasi kaderisasi merupakan kebutuhan mendesak agar organisasi tetap relevan dalam menghadapi tantangan global.

“Transformasi kaderisasi merupakan proses dinamis yang melibatkan perubahan paradigma dan peningkatan kapasitas individu dalam organisasi. Kaderisasi bukan hanya tentang transfer pengetahuan, tetapi juga pengembangan keterampilan dan pembentukan karakter,” ungkapnya.

Ia menilai, melalui LATIN dan LATPEL, kader IPNU-IPPNU dapat meningkatkan kemampuan analisis, kritis, dan kreatif sehingga siap menghadapi tantangan global serta memimpin perubahan positif di tengah masyarakat.

PW IPNU Jawa Barat juga memberikan apresiasi kepada PC IPNU-IPPNU Kabupaten Garut yang tetap konsisten menjalankan kaderisasi lanjutan. Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan regenerasi kepemimpinan pelajar Nahdlatul Ulama terus berjalan secara berkesinambungan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para peserta mampu menjadi instruktur dan pelatih yang adaptif, inovatif, serta tetap berpegang teguh pada nilai ideologi Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah dalam setiap proses kaderisasi.

Follow WhatsApp Channel ikhbarnusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Jateng Tegaskan Penyidikan Kasus Perusakan Warung Mi Babi Tepi Sawah Sesuai Prosedur
Budi Arie Respons Putusan MA soal Suket Ijazah Gibran: Tidak Mundur dari Wapres
Pesantren Hamalatul Qur’an Sukoharjo Protes Penggerebekan Polisi, Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Santriwati
MA Kabulkan Kasasi Subhan, Surat Penyetaraan Ijazah SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah
Gus Kikin Ungkap Sejarah Kembalinya NU ke Khittah 1926 di Pesantren Sukorejo
Pendaftaran Kompetisi Da’i Muda Jawa Barat Resmi Ditutup pada 25 Oktober 2026
DILURI EVORA 2026, Hadirkan Ruang Dialog dan Edukasi bagi Generasi Muda
Ketua Mandataris PC IPNU Cianjur Lantik PK IPNU Miftahulhuda Al-Musri’

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:24 WIB

Polda Jateng Tegaskan Penyidikan Kasus Perusakan Warung Mi Babi Tepi Sawah Sesuai Prosedur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:14 WIB

Budi Arie Respons Putusan MA soal Suket Ijazah Gibran: Tidak Mundur dari Wapres

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Pesantren Hamalatul Qur’an Sukoharjo Protes Penggerebekan Polisi, Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Santriwati

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:22 WIB

MA Kabulkan Kasasi Subhan, Surat Penyetaraan Ijazah SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Gus Kikin Ungkap Sejarah Kembalinya NU ke Khittah 1926 di Pesantren Sukorejo

Berita Terbaru