CIANJUR — Pondok Pesantren Al-Huda Al-Musri’ 1 menandai peringatan Haul dan Milad ke-56 dengan meresmikan gedung Asrama Putri baru pada Minggu (31/5/2026). Peresmian fasilitas tersebut menjadi bagian penting dari upaya penguatan sarana pendidikan pesantren dalam mendukung pembinaan dan kenyamanan santriwati.
Peresmian dilakukan oleh Camat Ciranjang, Hendri Prasetyadi, bersama Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cianjur Fraksi PKB, Lepi Ali Firmansah. Acara tersebut juga dihadiri para dewan kiai Pondok Pesantren Al-Huda Al-Musri’ 1, masyayikh Pondok Pesantren Miftahulhuda Al-Musri’ Pusat, tokoh masyarakat, alumni, wali santri, serta ratusan santri yang mengikuti rangkaian haul dan milad dengan penuh khidmat.
Prosesi peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti sebagai simbol resmi digunakannya asrama putri yang baru. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat menunjang proses pendidikan dan pembinaan santriwati secara lebih maksimal.
Dalam sambutannya, Camat Ciranjang Hendri Prasetyadi mengapresiasi komitmen Pondok Pesantren Al-Huda Al-Musri’ 1 yang terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui pembangunan sarana yang memadai.
“Pembangunan asrama ini merupakan langkah yang sangat baik dalam mendukung proses pendidikan di pesantren. Kami berharap fasilitas ini dapat memberikan kenyamanan bagi para santriwati dalam menuntut ilmu dan membentuk karakter yang unggul,” ujarnya.
Menurut Hendri, pesantren memiliki posisi strategis dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berakhlak mulia.
“Pesantren bukan hanya tempat belajar ilmu agama, tetapi juga pusat pembentukan karakter dan moral generasi penerus. Karena itu, keberadaan fasilitas yang layak menjadi kebutuhan penting untuk menunjang proses tersebut,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Lepi Ali Firmansah, menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan asrama putri yang selama ini menjadi kebutuhan penting bagi santriwati.
“Kami mengucapkan selamat kepada keluarga besar Pondok Pesantren Al-Huda Al-Musri’ 1 atas diresmikannya asrama putri ini. Semoga menjadi fasilitas yang membawa keberkahan dan semakin meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan pesantren,” katanya.
Ia menegaskan bahwa pesantren telah lama menjadi lembaga pendidikan yang konsisten melahirkan generasi berilmu sekaligus berakhlak.
“Pemerintah daerah tentu mendukung setiap upaya pengembangan pesantren. Karena pesantren merupakan mitra strategis dalam membangun sumber daya manusia yang religius, moderat, dan berwawasan kebangsaan,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan dewan kiai Al-Huda Al-Musri’ 1 menyampaikan bahwa pembangunan asrama putri merupakan bagian dari ikhtiar pesantren dalam menjawab kebutuhan santriwati yang terus meningkat setiap tahunnya.
“Alhamdulillah, bertepatan dengan Haul dan Milad ke-56 ini, Allah SWT memberikan nikmat berupa selesainya pembangunan asrama putri. Ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi bagian dari perjuangan dalam menyiapkan generasi santri putri yang berilmu dan berakhlakul karimah,” ungkapnya.
Ia berharap asrama baru tersebut dapat menjadi lingkungan yang nyaman dan kondusif bagi santriwati dalam menuntut ilmu, memperdalam pemahaman agama, serta mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki.
Rangkaian Haul dan Milad ke-56 Pondok Pesantren Al-Huda Al-Musri’ 1 berlangsung semarak dan penuh kekhusyukan. Selain peresmian asrama putri, kegiatan juga diisi dengan doa bersama, tausiyah, silaturahmi alumni, serta berbagai agenda keagamaan yang telah menjadi tradisi tahunan pesantren.
Peresmian Asrama Putri ini menjadi bukti keberlanjutan perjuangan para pendiri pesantren dalam mengembangkan pendidikan Islam yang berkualitas. Kehadiran fasilitas baru tersebut sekaligus mempertegas komitmen Pondok Pesantren Al-Huda Al-Musri’ 1 dalam mencetak generasi santri yang siap menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan tradisi kepesantrenan.
Penulis : aljawadd_























Komentar