[ditty id=593]

 

Webinar “Potensi, Prestasi, dan Profesi” Bekali Santri Mengenali Karir Masa Depan

Jumat, 5 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa

Foto Istimewa

Jakarta, 4 Juni 2026 — Dalam upaya membekali generasi muda dengan pemahaman tentang perencanaan karir dan pengembangan potensi diri, Deenifinity.ID berkolaborasi dengan Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) dan Misykah Society menyelenggarakan webinar bertajuk “Potensi, Prestasi, dan Profesi: Bekal Santri Menghadapi Dunia” secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis (4/6).

Baca Juga : Profil Pondok Pesantren Miftahulhuda Al-Musri: Pesantren Salafiyah Terbesar di Cianjur yang Mencetak Generasi Qur’ani

Kegiatan yang diikuti oleh santri Pondok Modern Al-Ghozali Angkatan 30 serta anggota komunitas Deenifinity.ID dan Misykah Society ini menghadirkan Ustazah Fifah Ghazali, S.Kom., Founder Deenifinity.ID, dan Mega Mustika, mahasiswa Psikologi, sebagai narasumber.

Mengangkat tema pengenalan dunia karir bagi santri, webinar ini membahas pentingnya mengenali minat, bakat, serta potensi diri sebagai langkah awal dalam menentukan arah pendidikan dan profesi di masa depan. Peserta diajak memahami bahwa perencanaan karir bukan sekadar memilih pekerjaan, melainkan proses mengenali diri dan mempersiapkan langkah yang tepat untuk mencapai tujuan hidup.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan konsep Career Exploration sebagai proses eksplorasi diri yang membantu seseorang menemukan bidang yang sesuai dengan minat dan kemampuannya. Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada konsep Social Cognitive Career Theory (SCCT) yang menekankan pentingnya self-efficacy (keyakinan terhadap kemampuan diri), outcome expectations (harapan terhadap hasil yang ingin dicapai), serta kemampuan menyusun tujuan dan rencana karir secara realistis.

Baca Juga : Kemenag Dukung Perpres Anak Tidak Sekolah, Menag: Madrasah dan Pesantren Siap Jadi Solusi Nasional

Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dan refleksi dari peserta. Salah satu peserta, Raihan, mengungkapkan ketertarikannya pada matematika meskipun memiliki prestasi sebagai juara geografi. Melalui diskusi tersebut, peserta diajak memahami bahwa prestasi yang dimiliki dapat menjadi modal untuk mengeksplorasi berbagai pilihan karir yang relevan. Di sisi lain, peserta bernama Siti Mutmainah menyampaikan minatnya pada dunia jurnalistik dan komunikasi publik. Narasumber kemudian memberikan arahan mengenai pentingnya melatih kemampuan berbicara di depan umum, memperluas wawasan melalui kegiatan membaca, serta mengikuti perkembangan informasi dan media.

Selain membahas teori dan strategi perencanaan karir, narasumber juga menekankan pentingnya memilih bidang yang selaras dengan passion dan nilai hidup yang dimiliki. Menurut pemateri, seseorang akan lebih mudah berkembang dan bertahan dalam suatu profesi ketika pekerjaan tersebut sesuai dengan minat serta tujuan hidupnya.

Sebagai bentuk refleksi, seluruh peserta diminta menuliskan tiga keunggulan diri, tiga profesi yang menarik minat mereka, serta langkah pertama yang akan dilakukan untuk mewujudkan cita-cita tersebut. Kegiatan ini bertujuan membantu peserta menyusun rencana pengembangan diri yang lebih terarah dan aplikatif.

Melalui webinar ini, para peserta diharapkan semakin memahami potensi yang mereka miliki, mampu menyusun tujuan karir secara realistis, serta memiliki keberanian untuk mengambil langkah-langkah konkret dalam mempersiapkan masa depan. Kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi bagi para santri untuk mengenal berbagai peluang profesi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia pendidikan dan kerja yang terus berkembang.

Baca Juga : KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar, Diimbau Kooperatif

Penulis : Luthfi M. Fikri Al Zawad

Editor : Mulki Algifari

Follow WhatsApp Channel ikhbarnusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Prabowo Resmi Buka Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas Jombang
Makam Masyayikh Tebuireng Dibuka 24 Jam Selama Muktamar ke-35 NU
Muktamar NU ke-35 di Jombang Dimulai 26 Agustus, Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadir
BEM UI Demo di Jakarta, Kritik Pemerintah dan Sampaikan 8 Tuntutan
Kejagung Periksa 12 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG
Yaqut Cholil Qoumas Didakwa Rugikan Negara Rp622 Miliar dalam Kasus Kuota Haji 2024
Sidang Perdana Gus Yaqut Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji Digelar Hari Ini
MA IPNU Gelar Silatnas 2026, 11 Tokoh Bursa Ketum PBNU Bahas Arah NU Abad Kedua

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Presiden Prabowo Resmi Buka Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas Jombang

Rabu, 26 Agustus 2026 - 01:38 WIB

Makam Masyayikh Tebuireng Dibuka 24 Jam Selama Muktamar ke-35 NU

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 03:13 WIB

Muktamar NU ke-35 di Jombang Dimulai 26 Agustus, Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadir

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:22 WIB

BEM UI Demo di Jakarta, Kritik Pemerintah dan Sampaikan 8 Tuntutan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Kejagung Periksa 12 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

Berita Terbaru