[ditty id=593]

 

Polda Metro Jaya Prioritaskan Pengusutan Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS

Minggu, 15 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto

Foto: Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto

Jakarta IkhbarNusantara – Kepolisian Daerah Metro Jaya menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus penyiraman air keras yang menimpa aktivis KontraS, Andrie Yunus. Penanganan perkara ini menjadi perhatian serius kepolisian dan merupakan instruksi langsung dari Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyampaikan bahwa tim penyelidik saat ini tengah bekerja intensif di lapangan. Penyelidikan difokuskan pada pengungkapan identitas pelaku melalui metode scientific crime investigation.

Baca Juga KPK Ungkap Dugaan Upaya Suap Pansus Haji DPR oleh Gus Yaqut Senilai USD 1 Juta dalam Kasus Kuota Haji

“Bapak Kapolda Metro Jaya telah memberikan atensi khusus agar peristiwa penyiraman cairan berbahaya kepada rekan aktivis ini menjadi prioritas utama. Kami sedang melakukan analisa mendalam berbasis sains kriminalitas. Mari kita beri ruang kepada tim gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk bekerja cepat segera mengungkap dan menangkap pelakunya,” tegas Kombes Budi Hermanto di Pos Pengamanan Ops Ketupat, Minggu (15/3/2026).

Sebagai langkah lanjutan, Polda Metro Jaya juga telah membuka Posko Pengaduan khusus terkait gangguan terhadap aktivis. Posko tersebut berlokasi di Lobby Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Selain layanan langsung, masyarakat juga dapat melapor melalui Call Center 110 serta hotline 0812-8559-9191 yang tersedia selama 24 jam.

“Sesuai perintah Kapolri dalam penanganan penyiraman cairan berbahaya untuk membuat posko pengaduan, maka Kapolda Metro Jaya langsung menindaklanjuti perintah tersebut dengan membuat posko di lobby gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya,” imbuhnya.

Baca Juga KPK Periksa Mantan Menag Gus Yaqut Terkait Kasus Kuota Haji 2023–2024

Kombes Budi Hermanto turut mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi yang dapat membantu proses penyelidikan. Ia memastikan bahwa setiap saksi yang memberikan keterangan akan mendapatkan perlindungan penuh dari pihak kepolisian.

“Kepada seluruh saksi yang mendengar, melihat, mengetahui, atau mengalami langsung kejadian ini, kami mohon bantuannya untuk memberikan informasi kepada kami. Kami pastikan perlindungan penuh dan jaminan keamanan bagi setiap saksi yang membantu jalannya penyelidikan ini,” tambahnya.

Polda Metro Jaya menegaskan bahwa penanganan perkara ini akan dilakukan secara profesional, proporsional, dan akuntabel. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen kepolisian untuk memberikan perlindungan kepada seluruh warga negara, termasuk para aktivis, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif serta menjunjung tinggi penegakan hukum.

Baca Juga Libur Pesantren: Jeda Waktu, Bukan Jeda Nilai bagi Seorang Santri

Penulis : aljawadd_

Editor : Mulki Algifari

Follow WhatsApp Channel ikhbarnusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Prabowo Resmi Buka Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas Jombang
Makam Masyayikh Tebuireng Dibuka 24 Jam Selama Muktamar ke-35 NU
Muktamar NU ke-35 di Jombang Dimulai 26 Agustus, Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadir
BEM UI Demo di Jakarta, Kritik Pemerintah dan Sampaikan 8 Tuntutan
Kejagung Periksa 12 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG
Yaqut Cholil Qoumas Didakwa Rugikan Negara Rp622 Miliar dalam Kasus Kuota Haji 2024
Sidang Perdana Gus Yaqut Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji Digelar Hari Ini
MA IPNU Gelar Silatnas 2026, 11 Tokoh Bursa Ketum PBNU Bahas Arah NU Abad Kedua

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Presiden Prabowo Resmi Buka Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas Jombang

Rabu, 26 Agustus 2026 - 01:38 WIB

Makam Masyayikh Tebuireng Dibuka 24 Jam Selama Muktamar ke-35 NU

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 03:13 WIB

Muktamar NU ke-35 di Jombang Dimulai 26 Agustus, Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadir

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:22 WIB

BEM UI Demo di Jakarta, Kritik Pemerintah dan Sampaikan 8 Tuntutan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Kejagung Periksa 12 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

Berita Terbaru