[ditty id=593]

 

Santri Tahfidz Al Aziziyah Banten Jadi Delegasi International Conference Santri Mendunia di Malaysia, Singapura, dan Thailand

Minggu, 26 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Santri Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Al Aziziyah. Jadi Delegasi International Conference Santri Mendunia (Dok: Pribadi)

Foto Santri Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Al Aziziyah. Jadi Delegasi International Conference Santri Mendunia (Dok: Pribadi)

JAKARTA, IkhbarNusantara.com – Kabar membanggakan datang dari dunia pesantren Indonesia. Nurmelihah, yang akrab disapa Malihah, santri Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al Aziziyah, Rangkas, Banten, sekaligus alumni Pondok Pesantren Minhajul Falah Parung Sapi, Bogor, dipercaya menjadi delegasi International Conference Santri Mendunia (ICSM) yang akan diselenggarakan di tiga negara ASEAN, yakni Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Kepercayaan tersebut menjadi bukti bahwa santri Indonesia memiliki kapasitas untuk tampil dan berkontribusi di tingkat internasasional. Melalui International Conference Santri Mendunia, para delegasi akan mengikuti berbagai agenda akademik, kepemimpinan, dialog lintas budaya, serta penguatan jejaring global bersama peserta dari berbagai negara.

Baca Juga : Simposium Internasional Santri Mendunia 2026 Chapter Turki Resmi Dibuka, Pemuda Indonesia Berpeluang Ikuti Program Fully Funded ke Istanbul

Bagi Malihah, kesempatan mengikuti konferensi internasional ini bukan sekadar perjalanan ke luar negeri, melainkan amanah untuk membawa nilai-nilai Islam, semangat kepesantrenan, serta nama baik Indonesia di forum dunia.

Foto Santri Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al Aziziyah. Jadi Delegasi International Conference Santri Mendunia (Dok: Pribadi)

“Saya percaya bahwa santri memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan di era global. Dengan bekal pendidikan pesantren, nilai-nilai Al-Qur’an, serta semangat untuk terus belajar, saya ingin membuktikan bahwa santri tidak hanya mampu menjaga tradisi keilmuan Islam, tetapi juga aktif berkontribusi dalam berbagai forum internasional. Semoga keikutsertaan saya di ICSM menjadi awal dari langkah-langkah besar untuk terus menginspirasi, membawa manfaat, dan mengharumkan nama pesantren serta Indonesia di mata dunia.”

International Conference Santri Mendunia merupakan program yang dirancang untuk memperluas wawasan santri Indonesia melalui pengalaman internasional. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang pertukaran gagasan dan budaya, tetapi juga mendorong lahirnya generasi santri yang memiliki kepemimpinan global, berdaya saing, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman.

Baca Juga : Mahasiswi IIQ Jakarta Jadi Delegasi International Conference Santri Mendunia 2026, Harumkan Pendidikan Islam Indonesia

Keikutsertaan Malihah menjadi inspirasi bagi para santri di berbagai daerah bahwa pendidikan pesantren mampu melahirkan generasi yang siap menghadapi tantangan global tanpa kehilangan identitas sebagai penjaga nilai-nilai Al-Qur’an dan tradisi keilmuan Islam.

Prestasi tersebut juga menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al Aziziyah di Rangkas, Banten, serta Pondok Pesantren Minhajul Falah Parung Sapi, Bogor, yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan Malihah.

Diharapkan, kiprah Malihah sebagai delegasi International Conference Santri Mendunia dapat memotivasi semakin banyak santri Indonesia untuk terus mengembangkan kompetensi, memperluas jejaring internasional, serta membuktikan bahwa santri mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan global melalui ilmu, akhlak, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Penulis : Luthfi M. Fikri Al Zawad

Editor : Mulki Algifari

Follow WhatsApp Channel ikhbarnusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswi IIQ Jakarta Jadi Delegasi International Conference Santri Mendunia 2026, Harumkan Pendidikan Islam Indonesia
Mama KH. Ahmad Faqih Dianugerahi Penghargaan Harlah ke-28 PKB atas Dedikasi bagi Pesantren dan Perjuangan Bangsa
Dua Santri Miftahulhuda Al-Musri’ Lolos International Conference Santri Mendunia di Malaysia, Singapura, dan Thailand
Kiai Maman Imanulhaq: Keberhasilan Ekonomi Harus Diukur dari Keadilan Sosial, Bukan Sekadar Pertumbuhan
Dewan Pers Sesalkan Sikap Hotman Paris kepada Wartawan, Tegaskan Profesi Jurnalis Harus Dihormati
PN Jakarta Selatan Tolak Praperadilan Roy Suryo Terkait Kasus Dugaan Penyebaran Isu Ijazah Jokowi
Menag Nasaruddin Umar: Kerukunan dan Politik Bebas Aktif Jadi Modal Indonesia Bangun Perdamaian Dunia
Ziarah Wali Songo dan Idul Khotmi Tijaniyah, 140 Ikhwan Ponpes Miftahulhuda Al-Musri’ Perkuat Spiritualitas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:29 WIB

Santri Tahfidz Al Aziziyah Banten Jadi Delegasi International Conference Santri Mendunia di Malaysia, Singapura, dan Thailand

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:20 WIB

Mahasiswi IIQ Jakarta Jadi Delegasi International Conference Santri Mendunia 2026, Harumkan Pendidikan Islam Indonesia

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:42 WIB

Dua Santri Miftahulhuda Al-Musri’ Lolos International Conference Santri Mendunia di Malaysia, Singapura, dan Thailand

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:39 WIB

Kiai Maman Imanulhaq: Keberhasilan Ekonomi Harus Diukur dari Keadilan Sosial, Bukan Sekadar Pertumbuhan

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:41 WIB

Dewan Pers Sesalkan Sikap Hotman Paris kepada Wartawan, Tegaskan Profesi Jurnalis Harus Dihormati

Berita Terbaru