JAKARTA, IkhbarNusantara – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda pesantren Indonesia di tingkat internasional. S. Lili Rahmawati, mahasiswi Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta sekaligus alumni Pondok Pesantren Nurul Hidayah Parungsapi, Jawa Barat, resmi terpilih sebagai delegasi International Conference Santri Mendunia (ICSM) 2026 yang akan diselenggarakan di tiga negara, yakni Malaysia, Singapura, dan Thailand.
Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar IIQ Jakarta maupun Pondok Pesantren Nurul Hidayah Parungsapi. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan tantangan global, capaian ini menunjukkan bahwa santri Indonesia memiliki kapasitas untuk berkiprah di level internasional tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman yang menjadi fondasi pendidikannya.
Lili Rahmawati dinilai berhasil menunjukkan dedikasi dalam bidang akademik sekaligus semangat untuk terus mengembangkan kapasitas diri melalui forum internasional. Kesempatan mengikuti ICSM 2026 menjadi langkah strategis untuk memperluas wawasan, membangun jejaring global, serta memperkenalkan wajah pendidikan Islam Indonesia kepada dunia.
International Conference Santri Mendunia (ICSM) merupakan forum internasional yang mempertemukan santri, mahasiswa, akademisi, dan pemuda dari berbagai daerah untuk memperkuat kolaborasi lintas negara. Program ini dirancang sebagai ruang pengembangan kepemimpinan, pertukaran gagasan, serta peningkatan kapasitas generasi muda dalam menghadapi tantangan global.
Melalui rangkaian kegiatan di Malaysia, Singapura, dan Thailand, para delegasi akan mengikuti seminar internasional, diskusi akademik, kunjungan edukatif, serta forum pertukaran budaya. Kegiatan tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi santri yang memiliki daya saing global, berpikiran terbuka, serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam yang moderat.
Terpilihnya Lili Rahmawati sebagai delegasi ICSM 2026 menjadi bukti bahwa lulusan pesantren mampu bersaing di tingkat internasional melalui kompetensi akademik, kepemimpinan, dan semangat kolaborasi. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi santri dan mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi serta berani mengambil peran dalam forum-forum global.
Keikutsertaan delegasi Indonesia dalam International Conference Santri Mendunia 2026 juga memperkuat posisi pesantren sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mencetak generasi berakhlak mulia, tetapi juga melahirkan sumber daya manusia yang siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa di era globalisasi. Dengan semangat tersebut, santri Indonesia diharapkan semakin aktif membangun jejaring internasional sekaligus membawa nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin ke panggung dunia.
Penulis : Nurdin
Editor : Mulki Algifari























Komentar