[ditty id=593]

 

4 Da’i Muda Jawa Barat Jadi Delegasi International Conference Santri Mendunia 2026 di Malaysia, Singapura, dan Thailand

Senin, 9 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa Dai Daiyah Muda Jawa barat

Foto Istimewa Dai Daiyah Muda Jawa barat

Bandung — IkhbarNusantara.com Kabar membanggakan datang dari Ikatan Da’i Muda Provinsi Jawa Barat. Empat kader terbaik organisasi tersebut resmi terpilih menjadi delegasi dalam agenda bergengsi bertajuk International Conference Santri Mendunia 2026 yang akan digelar di tiga negara ASEAN, yakni Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Konferensi internasional ini dijadwalkan berlangsung selama enam hari, mulai 10 hingga 15 Februari 2026, dengan rangkaian kegiatan yang berfokus pada penguatan peran santri dalam diplomasi keislaman global, pengembangan literasi dakwah, serta kontribusi generasi muda Islam dalam menjawab tantangan dunia modern.

Agenda ini menjadi salah satu forum strategis yang mempertemukan para santri, da’i muda, akademisi, serta tokoh-tokoh Islam dari berbagai negara di kawasan Asia Tenggara. International Conference Santri Mendunia 2026 juga diharapkan mampu memperkuat posisi santri sebagai aktor penting dalam membangun peradaban Islam moderat di tingkat internasional.

Empat Delegasi Da’i Muda Jawa Barat Terpilih

Adapun empat delegasi yang akan mewakili Jawa Barat dalam forum internasional tersebut adalah:

  1. Aceng Muhammad Satibi, S.Pd (Wakil Ketua)
  2. Muhammad Sayid Aqil (Media & Literasi)
  3. Nur Afifah, S.Kom (Sekretaris Jenderal)
  4. Neng Isma Nur Holifah (Pendidikan & Kaderisasi)

Keempat delegasi ini dinilai memiliki kapasitas, pengalaman, serta komitmen dalam mengembangkan dakwah yang adaptif di tengah perubahan zaman, khususnya dalam menghadapi tantangan globalisasi dan era digital.

Ketua Da’i Muda Jabar: Ini Amanah dan Kebanggaan

Ketua Ikatan Da’i Muda Provinsi Jawa Barat, Aceng Muhammad, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas terpilihnya empat pengurus tersebut sebagai delegasi resmi dalam konferensi tingkat ASEAN itu.

Menurutnya, kesempatan ini bukan hanya prestasi organisasi, tetapi juga amanah besar bagi para da’i muda untuk membawa nilai-nilai Islam yang damai dan moderat ke ruang internasional.

Baca Juga

Menjaga Arah Gerak Santri: Intelektual, Filantropi, dan Jalan Baru Peradaban

“Ini merupakan kebanggaan sekaligus amanah besar bagi Ikatan Da’i Muda Jawa Barat. Terpilihnya empat delegasi ini menunjukkan bahwa santri dan da’i muda memiliki kapasitas untuk tampil di panggung internasional, membawa nilai Islam rahmatan lil ‘alamin serta memperkuat peran dakwah di era global,” ungkap Aceng Muhammad.

Ia menambahkan bahwa konferensi ini menjadi momentum penting bagi generasi santri untuk memperluas jejaring serta membangun kolaborasi lintas negara.

“Kami berharap para delegasi dapat menjadi representasi terbaik Jawa Barat, membangun kolaborasi lintas negara, serta membawa pulang gagasan dan pengalaman baru untuk penguatan gerakan dakwah yang lebih adaptif dan progresif,” lanjutnya.

Fokus Kegiatan: Diplomasi Santri dan Dakwah Global

International Conference Santri Mendunia 2026 akan diisi dengan berbagai agenda penting, mulai dari diskusi panel, forum pemuda santri internasional, kunjungan edukatif ke lembaga Islam di masing-masing negara, hingga perumusan rekomendasi santri untuk masa depan peradaban ASEAN.

Forum ini juga menjadi ruang strategis untuk membahas peran santri dalam menghadapi isu-isu global seperti moderasi beragama, transformasi digital dalam dakwah, hingga kontribusi generasi muda Islam dalam pembangunan sosial dan kemanusiaan.

Partisipasi delegasi dari Jawa Barat ini sekaligus menjadi bukti bahwa santri Indonesia terus berkembang dan siap berkontribusi aktif dalam ruang-ruang global.

Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Moderasi Islam

Keikutsertaan empat Da’i Muda Jawa Barat dalam konferensi ini dinilai turut memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat moderasi Islam di kawasan Asia Tenggara.

Dengan semangat santri mendunia, para delegasi diharapkan mampu menjadi duta dakwah yang membawa pesan persatuan, toleransi, serta nilai-nilai Islam yang sejuk dan membangun.

International Conference Santri Mendunia 2026 pun menjadi langkah nyata bahwa generasi muda Islam Indonesia tidak hanya berkiprah di tingkat nasional, tetapi juga siap tampil dalam forum internasional untuk memimpin perubahan positif bagi umat dan bangsa.

Follow WhatsApp Channel ikhbarnusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Jateng Tegaskan Penyidikan Kasus Perusakan Warung Mi Babi Tepi Sawah Sesuai Prosedur
Budi Arie Respons Putusan MA soal Suket Ijazah Gibran: Tidak Mundur dari Wapres
Pesantren Hamalatul Qur’an Sukoharjo Protes Penggerebekan Polisi, Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Santriwati
MA Kabulkan Kasasi Subhan, Surat Penyetaraan Ijazah SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah
Gus Kikin Ungkap Sejarah Kembalinya NU ke Khittah 1926 di Pesantren Sukorejo
Pendaftaran Kompetisi Da’i Muda Jawa Barat Resmi Ditutup pada 25 Oktober 2026
DILURI EVORA 2026, Hadirkan Ruang Dialog dan Edukasi bagi Generasi Muda
Ketua Mandataris PC IPNU Cianjur Lantik PK IPNU Miftahulhuda Al-Musri’

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:24 WIB

Polda Jateng Tegaskan Penyidikan Kasus Perusakan Warung Mi Babi Tepi Sawah Sesuai Prosedur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:14 WIB

Budi Arie Respons Putusan MA soal Suket Ijazah Gibran: Tidak Mundur dari Wapres

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Pesantren Hamalatul Qur’an Sukoharjo Protes Penggerebekan Polisi, Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Santriwati

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:22 WIB

MA Kabulkan Kasasi Subhan, Surat Penyetaraan Ijazah SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Gus Kikin Ungkap Sejarah Kembalinya NU ke Khittah 1926 di Pesantren Sukorejo

Berita Terbaru