[ditty id=593]

 

Simposium Internasional Santri Mendunia 2026 Chapter Turki Resmi Dibuka, Pemuda Indonesia Berpeluang Ikuti Program Fully Funded ke Istanbul

Sabtu, 25 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Poster Istimewa (Dok. Santri Mendunia)

Poster Istimewa (Dok. Santri Mendunia)

JAKARTA, IkhbarNusantara – Kabar baik bagi generasi muda Indonesia. Pendaftaran Simposium Internasional Santri Mendunia 2026 – Chapter Turki resmi dibuka mulai 25 Juli hingga 22 Agustus 2026. Program bertaraf internasional ini menawarkan kesempatan bagi pemuda Indonesia untuk mengikuti forum akademik, pengembangan kepemimpinan, hingga eksplorasi budaya di Istanbul, Turki, pada 26 – 30 Oktober 2026.

Kegiatan ini dirancang untuk mempertemukan peserta dengan akademisi, tokoh, dan pemimpin inspiratif dalam rangka memperluas wawasan global, memperkuat jejaring internasional, serta meningkatkan kapasitas kepemimpinan generasi muda Indonesia.

Menariknya, panitia juga membuka kesempatan bagi peserta yang lolos seleksi untuk mengikuti program Fully Funded, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat diikuti tanpa membebani biaya peserta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga : Mama KH. Ahmad Faqih Dianugerahi Penghargaan Harlah ke-28 PKB atas Dedikasi bagi Pesantren dan Perjuangan Bangsa

Poster Istimewa (Dok. Santri Mendunia)

Selama pelaksanaan kegiatan, peserta akan mengikuti berbagai agenda unggulan, di antaranya:

  • International Conference
  • Leadership Development
  • Campus Tour
  • Explore Turki
  • Sertifikat Internasional

Program ini terbuka bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan, yaitu Warga Negara Indonesia (WNI), berusia 15–45 tahun, beragama Islam, memiliki paspor yang masih berlaku, serta memiliki semangat belajar dan berkembang bersama.

Baca Juga : Dua Santri Miftahulhuda Al-Musri’ Lolos International Conference Santri Mendunia di Malaysia, Singapura, dan Thailand

Penyelenggara berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi muda Indonesia yang memiliki perspektif global, daya saing internasional, serta siap menjadi agen perubahan di berbagai bidang.

Pendaftaran dibuka hingga 22 Agustus 2026 melalui formulir daring yang telah disediakan panitia. Sementara itu, pelaksanaan Simposium Internasional Santri Mendunia 2026 Chapter Turki dijadwalkan berlangsung pada 26–30 Oktober 2026 di Istanbul, Turki.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut, panitia menyediakan narahubung Ustadz Mu’in melalui nomor 0822-9999-3495.

 

Poster Istimewa (Dok. Santri Mendunia)

 

Follow WhatsApp Channel ikhbarnusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketika Amanah Menjadi Modal Terbesar Ekonomi Bangsa: Refleksi untuk Generasi Santri
Penggeledahan Kasus Korupsi Rp476 Miliar hingga Pengunduran Diri Febrie Adriansyah, Publik Soroti Dinamika Penegakan Hukum
KH Marsudi Syuhud Sowan ke Abuya Muhtadi Dimyathi, Bahas Masa Depan NU sebagai Pilar Perdamaian Bangsa
Santri Tidak Bodoh, Hanya Terlalu Sering Diremehkan
Libur Pesantren: Jeda Waktu, Bukan Jeda Nilai bagi Seorang Santri
Ketika Nyawa Menjadi Murah di Zaman yang Bising
Helm Itu Tidak Hanya Menghantam Kepala Seorang Anak Ia Menghantam Wajah Negara
Ketika Cinta Mengganggu Pendidikan : Ego Wali Santri di Balik Layar Pesantren

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:23 WIB

Simposium Internasional Santri Mendunia 2026 Chapter Turki Resmi Dibuka, Pemuda Indonesia Berpeluang Ikuti Program Fully Funded ke Istanbul

Jumat, 17 Juli 2026 - 02:47 WIB

Ketika Amanah Menjadi Modal Terbesar Ekonomi Bangsa: Refleksi untuk Generasi Santri

Senin, 13 Juli 2026 - 12:43 WIB

Penggeledahan Kasus Korupsi Rp476 Miliar hingga Pengunduran Diri Febrie Adriansyah, Publik Soroti Dinamika Penegakan Hukum

Senin, 13 Juli 2026 - 03:29 WIB

KH Marsudi Syuhud Sowan ke Abuya Muhtadi Dimyathi, Bahas Masa Depan NU sebagai Pilar Perdamaian Bangsa

Jumat, 13 Maret 2026 - 06:30 WIB

Santri Tidak Bodoh, Hanya Terlalu Sering Diremehkan

Berita Terbaru