[ditty id=593]

 

Milad ke-14 Al Falakiyah Bogor: Wisuda Perdana Amtsilati dan Khotmil Qur’an Perkuat Tradisi Keilmuan Pesantren

Kamis, 2 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Wisuda Ponpes Amtsilati Al Falakiyah

Foto Wisuda Ponpes Amtsilati Al Falakiyah

BOGOR — Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an Al Falakiyah Bogor menyelenggarakan Haflah Khotmil Qur’an, Milad ke-14 pondok pesantren, dan Wisuda Perdana Program Amtsilati pada Selasa (23/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi tonggak penting dalam penguatan pendidikan Al-Qur’an dan pengembangan ilmu alat di lingkungan pesantren.

Acara yang berlangsung di kompleks Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an Al Falakiyah ini dihadiri pengasuh pesantren, tokoh agama, perwakilan Kementerian Agama Kota Bogor, wali santri, serta masyarakat.

Pengasuh pondok, Abi TB KH. Asep Zulfiqor, menegaskan pentingnya istiqamah dalam menuntut ilmu dan menjaga semangat menyelesaikan hafalan Al-Qur’an hingga 30 juz.

Menurutnya, pesantren tidak hanya berorientasi pada program tahfidz, tetapi juga mengembangkan penguasaan kitab kuning melalui metode Amtsilati agar para santri mampu memahami makna ayat, ilmu nahwu, shorof, fiqih, serta kitab-kitab turats.

Perwakilan Kementerian Agama Kota Bogor, H. Mahmudi Affan Rangkuti, S.Pd.I., M.EI., mengapresiasi keberhasilan Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an Al Falakiyah dalam mengintegrasikan pendidikan tahfidz dan pembelajaran kitab kuning.

Ia menilai kombinasi tersebut menjadi keunggulan tersendiri di tengah perkembangan pendidikan pesantren di Indonesia.

Guru tugas Amtsilati Pusat, Ustadz M. Alfiya Ilfa, S.S.A., menyampaikan rasa bangga atas capaian para santri yang mampu menyelesaikan program Amtsilati dalam waktu relatif singkat.

Para wisudawan mampu membaca kitab Fathul Qorib beserta penjelasan i’rabnya di hadapan wali santri dan tamu undangan sebagai bentuk evaluasi pembelajaran.

Ketua Amtsilati Al Falakiyah, Ustadz Sulaeman Jamal, S.E., menjelaskan bahwa metode Amtsilati memberikan kemudahan dalam mempelajari ilmu nahwu dan shorof yang selama ini dikenal sulit oleh sebagian pelajar.

Keberhasilan program ini didukung penuh oleh keluarga besar pesantren, termasuk Abi KH. Tubagus Asep Zulfiqor, Umi Hj. Athoyyibah Muslim Al Hafidzoh, serta para putra pengasuh.

Pimpinan Amtsilati Al Falakiyah, Gus H. Tb. Farhan Muhammad Falak Al Hafidz, S.H., menyampaikan rasa syukur karena metode Amtsilati dapat berkembang di Al Falakiyah sebagai bentuk pengabdian kepada pengarang kitab Amtsilati, Abah KH. Taufiqul Hakim.

Dalam kesempatan yang sama, Gus Nidzom Ad-Dien selaku Founder Perkumpulan Rekan Jabodetabek Amtsilati sekaligus Dewan Pembina Santri Mendunia memberikan motivasi kepada para santri agar terus meningkatkan kapasitas diri.

Ia menegaskan bahwa santri memiliki peluang besar untuk tampil di tingkat internasional melalui penguatan tradisi keilmuan pesantren, kemampuan berpikir kritis, dan penguasaan ilmu alat.

Salah satu wali santri, Dzaki Falah, mengungkapkan bahwa metode Amtsilati memberikan dampak positif terhadap perkembangan anaknya, baik dalam memahami bahasa Arab maupun membangun kedisiplinan belajar.

Melalui penyelenggaraan Haflah Khotmil Qur’an, Milad ke-14, dan Wisuda Perdana Amtsilati, Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an Al Falakiyah terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi Qur’ani yang menguasai ilmu alat, memahami kitab turats, dan siap mengabdi kepada umat dan bangsa.

Baca Juga : Profil Luthfi M. Fikri Al Zawad: Santri Asal Bandung Barat Lolos Duta Prestasi Indonesia 2026 dan Aktif di Kancah Nasional

Penulis : aljawadd_

Editor : Fikri

Follow WhatsApp Channel ikhbarnusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswi IIQ Jakarta Jadi Delegasi International Conference Santri Mendunia 2026, Harumkan Pendidikan Islam Indonesia
Mama KH. Ahmad Faqih Dianugerahi Penghargaan Harlah ke-28 PKB atas Dedikasi bagi Pesantren dan Perjuangan Bangsa
4 Contoh Pidato Upacara Pembukaan MPLS 2026, Lengkap dari Berbagai Gaya
Kemenag Luncurkan Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak untuk Pesantren dan Madrasah
KH Zulfa Mustofa Luncurkan Kitab Ithafu Ummati Al-Muqtafa, PBNU Dorong Tradisi Keilmuan dan Penulisan Kitab Terus Hidup
Masjid Sejuta Pemuda Siap Jadi Tuan Rumah Festival Hari Santri Nasional 2026, IDMI Jawa Barat Hadirkan Kolaborasi Nasional untuk Syiar Islam dan Pemberdayaan Santri
Kemenag Resmi Ganti Matsama Menjadi Matamuda Mulai Tahun Ajaran 2026/2027, Perundungan dan Perpeloncoan Dilarang
Webinar Santri Mendunia Beasiswa Ungkap Strategi Raih DAAD EPOS, Dorong Santri Kuliah di Jerman

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:20 WIB

Mahasiswi IIQ Jakarta Jadi Delegasi International Conference Santri Mendunia 2026, Harumkan Pendidikan Islam Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:10 WIB

Mama KH. Ahmad Faqih Dianugerahi Penghargaan Harlah ke-28 PKB atas Dedikasi bagi Pesantren dan Perjuangan Bangsa

Senin, 13 Juli 2026 - 04:20 WIB

4 Contoh Pidato Upacara Pembukaan MPLS 2026, Lengkap dari Berbagai Gaya

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:50 WIB

Kemenag Luncurkan Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak untuk Pesantren dan Madrasah

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:51 WIB

KH Zulfa Mustofa Luncurkan Kitab Ithafu Ummati Al-Muqtafa, PBNU Dorong Tradisi Keilmuan dan Penulisan Kitab Terus Hidup

Berita Terbaru