JAKARTA – Santri Mendunia Beasiswa kembali menunjukkan komitmennya dalam membuka akses informasi pendidikan internasional dengan sukses menyelenggarakan webinar eksklusif bertajuk “Menggapai Mimpi Kuliah di Jerman: Kisah dan Strategi Awardee DAAD EPOS” pada Senin (15/6/2026). Kegiatan yang berlangsung secara daring mulai pukul 08.15 WIB ini diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari santri, mahasiswa, akademisi, hingga para pemburu beasiswa yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri.
Webinar tersebut menjadi salah satu upaya nyata Santri Mendunia Beasiswa dalam meningkatkan literasi mengenai peluang studi internasional, khususnya melalui program DAAD EPOS (Development-Related Postgraduate Courses) yang dikenal sebagai salah satu skema beasiswa bergengsi di Jerman.
Hadir sebagai narasumber utama, Ghifari Pranurani Permana, penerima beasiswa DAAD EPOS, membagikan pengalaman pribadi sekaligus strategi yang berhasil membawanya lolos dalam proses seleksi yang kompetitif. Melalui pemaparan yang komprehensif, ia mengulas berbagai tahapan persiapan yang perlu dilakukan oleh calon pelamar agar memiliki peluang lebih besar memperoleh beasiswa.
Menurut Ghifari, kesiapan dalam aspek bahasa merupakan fondasi utama yang tidak boleh diabaikan oleh para calon awardee.
“Bahasa merupakan hal yang paling krusial untuk dipersiapkan jauh-jauh hari,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa kemampuan bahasa Inggris maupun bahasa Jerman membutuhkan proses pembelajaran yang konsisten dan tidak dapat dikuasai dalam waktu singkat. Oleh sebab itu, persiapan bahasa sebaiknya dimulai jauh sebelum pembukaan pendaftaran beasiswa.
Selain kemampuan bahasa, Ghifari menyoroti pentingnya pengalaman kerja sebagai salah satu syarat yang mendapat perhatian besar dari penyelenggara DAAD EPOS. Program tersebut umumnya memprioritaskan kandidat yang memiliki pengalaman profesional minimal dua tahun sesuai dengan bidang studi yang akan diambil.
Tidak hanya itu, ia juga menekankan bahwa Letter of Motivation harus disusun secara matang dengan menunjukkan tujuan akademik, visi jangka panjang, serta kontribusi nyata yang akan diberikan kepada Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan di Jerman. Di samping itu, pemilihan program studi juga perlu memiliki keterkaitan yang jelas dengan latar belakang pendidikan maupun perjalanan karier pelamar.
Sesi webinar berlangsung semakin menarik ketika memasuki diskusi interaktif yang dipandu oleh moderator Khoirul Hikmah Faqih. Ratusan peserta aktif mengajukan berbagai pertanyaan mengenai strategi menyusun dokumen aplikasi, proses wawancara beasiswa, adaptasi budaya di Jerman, kehidupan akademik, hingga tips membangun jejaring internasional selama menempuh pendidikan di luar negeri.
Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat generasi muda Indonesia, khususnya kalangan santri, untuk melanjutkan pendidikan di tingkat global dan memanfaatkan peluang beasiswa internasional sebagai jalan mengembangkan kapasitas diri.
Direktur Santri Mendunia Beasiswa, Muhammad Khalid Albar, S.Kom., menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa edukasi mengenai beasiswa akan terus menjadi salah satu fokus utama lembaga dalam mendorong lahirnya sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing global.
“Kami ingin teman-teman semua memiliki banyak informasi dan banyak pilihan untuk menentukan di negara mana mereka akan studi,” ujar Muhammad Khalid Albar.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Santri Mendunia Beasiswa berencana menyelenggarakan webinar serupa secara rutin setiap bulan dengan menghadirkan narasumber dari berbagai negara dan berbagai jenis program beasiswa internasional maupun dalam negeri. Inisiatif ini diharapkan mampu memberikan referensi yang lebih luas kepada para santri dan pemuda Indonesia dalam merancang masa depan pendidikan mereka.
Program edukasi tersebut juga dirancang untuk membantu peserta membangun rekam jejak akademik (track record), memperluas jaringan profesional, serta meningkatkan kesiapan menghadapi persaingan global tanpa meninggalkan identitas dan nilai-nilai keislaman yang menjadi karakter khas santri Indonesia.
Melalui penyelenggaraan webinar “Menggapai Mimpi Kuliah di Jerman”, Santri Mendunia Beasiswa berharap semakin banyak generasi muda yang berani mengambil peluang studi internasional, mempersiapkan diri secara matang, dan kembali memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa setelah menyelesaikan pendidikan di luar negeri.
Penulis : Nurdin
Editor : Fikri
























Komentar