[ditty id=593]

 

Seleksi Beasiswa Kerajaan Maroko 2026 Diikuti 600 Peserta, Kemenag Siapkan Calon Mahasiswa Terbaik ke Timur Tengah

Minggu, 7 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa

Foto Istimewa

CIPUTAT, IkhbarNusantara — Minat generasi muda Indonesia untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri kembali menunjukkan tren positif. Sebanyak 600 peserta mengikuti Computer Based Test (CBT) Seleksi Beasiswa Kerajaan Maroko 2026 yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama.

Dalam seleksi tersebut, para peserta memperebutkan 50 kuota beasiswa yang terdiri atas 30 kuota program sarjana (S1), 10 kuota magister (S2), dan 10 kuota doktor (S3). Program ini merupakan jalur resmi untuk mendapatkan beasiswa dari Moroccan Agency for International Cooperation (AMCI) melalui Kedutaan Besar Kerajaan Maroko di Indonesia.

CBT dilaksanakan secara daring dan terpusat di Pusat Pengembangan Bahasa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ciputat, Minggu (7/6/2026), serta diikuti peserta dari berbagai daerah melalui jaringan Konsorsium Pusat Bahasa PTKI.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Amien Suyitno, menilai program ini memiliki peran penting dalam mencetak generasi intelektual muslim Indonesia yang mampu bersaing di tingkat global.

“Beasiswa Kerajaan Maroko bukan sekadar kesempatan melanjutkan studi di luar negeri, tetapi juga ruang pembentukan kader intelektual muslim Indonesia yang memiliki kompetensi akademik, penguasaan bahasa Arab, serta wawasan keislaman yang moderat dan berdaya saing global,” ujar Amien Suyitno.

Ia menjelaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara berlapis melalui CBT dan wawancara untuk memastikan peserta yang direkomendasikan benar-benar siap menempuh pendidikan tinggi di Maroko.

Direktur PTKI, Sahiron, mengatakan bahwa kemampuan bahasa Arab menjadi salah satu indikator utama dalam proses seleksi karena berkaitan langsung dengan keberhasilan studi peserta di perguruan tinggi tujuan.

“Seleksi ini merupakan bagian dari upaya menjaga kualitas mahasiswa Indonesia yang akan belajar di Timur Tengah. Kemampuan bahasa Arab menjadi aspek fundamental karena akan menentukan keberhasilan mereka dalam mengikuti proses akademik di kampus tujuan,” kata Sahiron.

Peserta yang berhasil lolos CBT akan melanjutkan ke tahap wawancara yang meliputi hafalan Al-Qur’an, qiraatul kutub, wawasan keislaman, dan wawasan kebangsaan. Komposisi penilaian akhir terdiri atas 60 persen nilai CBT dan 40 persen hasil wawancara.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Bahasa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kustiawan, memastikan seluruh sistem seleksi telah dipersiapkan secara matang untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan ujian.

“Seluruh peserta mengikuti ujian berbasis komputer dengan mekanisme pengawasan yang telah ditetapkan panitia. Kami berupaya memastikan setiap peserta memperoleh kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ujarnya.

Pelaksanaan CBT memanfaatkan aplikasi Safe Exam Browser (SEB) yang terintegrasi dengan sistem pengawasan melalui konferensi video. Metode ini memungkinkan peserta dari berbagai daerah mengikuti ujian secara aman, efektif, dan tetap menjaga integritas proses seleksi.

Hasil CBT akan diumumkan pada 9 Juni 2026. Selanjutnya, peserta yang lolos akan mengikuti wawancara pada 10 Juni 2026, sebelum pengumuman akhir calon penerima Beasiswa Kerajaan Maroko 2026 pada 12 Juni 2026.

Penulis : aljawadd_

Editor : Fikri

Follow WhatsApp Channel ikhbarnusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswi IIQ Jakarta Jadi Delegasi International Conference Santri Mendunia 2026, Harumkan Pendidikan Islam Indonesia
Mama KH. Ahmad Faqih Dianugerahi Penghargaan Harlah ke-28 PKB atas Dedikasi bagi Pesantren dan Perjuangan Bangsa
4 Contoh Pidato Upacara Pembukaan MPLS 2026, Lengkap dari Berbagai Gaya
Kemenag Luncurkan Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak untuk Pesantren dan Madrasah
KH Zulfa Mustofa Luncurkan Kitab Ithafu Ummati Al-Muqtafa, PBNU Dorong Tradisi Keilmuan dan Penulisan Kitab Terus Hidup
Masjid Sejuta Pemuda Siap Jadi Tuan Rumah Festival Hari Santri Nasional 2026, IDMI Jawa Barat Hadirkan Kolaborasi Nasional untuk Syiar Islam dan Pemberdayaan Santri
Kemenag Resmi Ganti Matsama Menjadi Matamuda Mulai Tahun Ajaran 2026/2027, Perundungan dan Perpeloncoan Dilarang
Milad ke-14 Al Falakiyah Bogor: Wisuda Perdana Amtsilati dan Khotmil Qur’an Perkuat Tradisi Keilmuan Pesantren

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:20 WIB

Mahasiswi IIQ Jakarta Jadi Delegasi International Conference Santri Mendunia 2026, Harumkan Pendidikan Islam Indonesia

Senin, 13 Juli 2026 - 04:20 WIB

4 Contoh Pidato Upacara Pembukaan MPLS 2026, Lengkap dari Berbagai Gaya

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:50 WIB

Kemenag Luncurkan Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak untuk Pesantren dan Madrasah

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:51 WIB

KH Zulfa Mustofa Luncurkan Kitab Ithafu Ummati Al-Muqtafa, PBNU Dorong Tradisi Keilmuan dan Penulisan Kitab Terus Hidup

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:18 WIB

Masjid Sejuta Pemuda Siap Jadi Tuan Rumah Festival Hari Santri Nasional 2026, IDMI Jawa Barat Hadirkan Kolaborasi Nasional untuk Syiar Islam dan Pemberdayaan Santri

Berita Terbaru