[ditty id=593]

 

Kemenag Salurkan Bantuan Rp350 Juta, Al-Qur’an dan Kurma untuk Ponpes Al Adalah Tegal Pascabencana Longsor

Senin, 16 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Agama Romo Syafi'i menyerahkan bantuan dana kepada Pengasuh Ponpes Al Adalah M. Tasrifin Salim di Desa Padasari, Tegal, Jawa Tengah pada Senin (16/02/2026).

Wakil Menteri Agama Romo Syafi'i menyerahkan bantuan dana kepada Pengasuh Ponpes Al Adalah M. Tasrifin Salim di Desa Padasari, Tegal, Jawa Tengah pada Senin (16/02/2026).

Tegal (IkhbarNusantara) — Kementerian Agama Republik Indonesia menyalurkan bantuan dengan total nilai mencapai Rp350 juta, disertai Al-Qur’an dan kurma, kepada Pondok Pesantren Al Adalah yang berlokasi di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan pemulihan aktivitas pendidikan pesantren setelah terdampak bencana longsor.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wakil Menteri Agama Romo Syafi’i kepada pengasuh Ponpes Al Adalah, M. Tasrifin Salim, dalam rangka program Kemenag Peduli, yang secara khusus menyasar lembaga pendidikan keagamaan yang mengalami dampak bencana alam.

Adapun rincian bantuan yang disalurkan meliputi Rp250 juta dari program Kemenag Peduli, Rp100 juta dari Direktorat Jenderal Pendidikan Pesantren, serta bantuan tambahan berupa 72 eksemplar Al-Qur’an dan 102 kilogram kurma untuk kebutuhan para santri.

Dalam sambutannya, Romo Syafi’i menegaskan bahwa bantuan ini tidak hanya difokuskan pada pemulihan fisik bangunan pesantren, tetapi juga pada keberlanjutan proses belajar-mengajar dan kelengkapan pendidikan santri.

Baca Juga Siswi MTs di Sigi Tulis Surat Permintaan Menu MBG Spesial untuk Kado Ulang Tahun Ayah

“Bukan hanya soal material, tetapi juga pengajaran dan kelengkapan pendidikan lainnya. Karena itu koordinasi harus terus dilakukan agar pesantren bisa berkembang lebih baik,” ujar Romo Syafi’i di Tegal, Senin (16/2/2026).

Ia juga meminta pihak pesantren untuk terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan jajaran Kementerian Agama di daerah, mulai dari Kantor Kemenag Kabupaten/Kota hingga Kantor Wilayah, guna memastikan proses pemulihan berjalan optimal.

Selain itu, Wakil Menteri Agama mengapresiasi kekompakan pemerintah daerah dan aparat yang terus mendampingi upaya pemulihan pesantren. Menurutnya, sinergi semua pihak menjadi kunci percepatan perbaikan dan peningkatan kualitas lembaga pendidikan keagamaan.

“Kalau kompak, semua bisa dilakukan untuk kebaikan. Tinggal eksekusi, perbaikan, dan peningkatan. Insyaallah pesantren ini bisa naik kelas di masa mendatang,” tambahnya.

Kunjungan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan pejabat daerah, di antaranya Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Bupati Tegal Ischak Maulana, Kepala BNPB, Wakil Menteri Pariwisata, serta beberapa anggota DPR RI, sebagai bentuk dukungan bersama terhadap pemulihan pesantren dan masyarakat sekitar.

Baca Juga Sambut Ramadhan 2026, Yabadi Garut Gelar Pawai Ta’aruf dan Ziarah Karuhun di Pesantren An-Nur

Di akhir sambutannya, Romo Syafi’i menyampaikan doa agar pengasuh pesantren dan seluruh warga diberikan kekuatan, kesabaran, serta mampu bangkit lebih baik pascabencana.

Penulis : aljawadd_

Editor : Fikri

Follow WhatsApp Channel ikhbarnusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Santri Tahfidz Al Aziziyah Banten Jadi Delegasi International Conference Santri Mendunia di Malaysia, Singapura, dan Thailand
Mahasiswi IIQ Jakarta Jadi Delegasi International Conference Santri Mendunia 2026, Harumkan Pendidikan Islam Indonesia
Mama KH. Ahmad Faqih Dianugerahi Penghargaan Harlah ke-28 PKB atas Dedikasi bagi Pesantren dan Perjuangan Bangsa
Dua Santri Miftahulhuda Al-Musri’ Lolos International Conference Santri Mendunia di Malaysia, Singapura, dan Thailand
Kiai Maman Imanulhaq: Keberhasilan Ekonomi Harus Diukur dari Keadilan Sosial, Bukan Sekadar Pertumbuhan
Dewan Pers Sesalkan Sikap Hotman Paris kepada Wartawan, Tegaskan Profesi Jurnalis Harus Dihormati
PN Jakarta Selatan Tolak Praperadilan Roy Suryo Terkait Kasus Dugaan Penyebaran Isu Ijazah Jokowi
Menag Nasaruddin Umar: Kerukunan dan Politik Bebas Aktif Jadi Modal Indonesia Bangun Perdamaian Dunia

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:29 WIB

Santri Tahfidz Al Aziziyah Banten Jadi Delegasi International Conference Santri Mendunia di Malaysia, Singapura, dan Thailand

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:20 WIB

Mahasiswi IIQ Jakarta Jadi Delegasi International Conference Santri Mendunia 2026, Harumkan Pendidikan Islam Indonesia

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:42 WIB

Dua Santri Miftahulhuda Al-Musri’ Lolos International Conference Santri Mendunia di Malaysia, Singapura, dan Thailand

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:39 WIB

Kiai Maman Imanulhaq: Keberhasilan Ekonomi Harus Diukur dari Keadilan Sosial, Bukan Sekadar Pertumbuhan

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:41 WIB

Dewan Pers Sesalkan Sikap Hotman Paris kepada Wartawan, Tegaskan Profesi Jurnalis Harus Dihormati

Berita Terbaru