[ditty id=593]

 

Kemenag Lepas 2.199 Dai Ramadan ke Wilayah 3T dan Perbatasan, Perkuat Ketahanan Moral Bangsa

Selasa, 17 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa

Foto Istimewa

JAKARTA – IkhbarNusantara.com – Kementerian Agama Republik Indonesia resmi melepas keberangkatan 2.199 dai untuk bertugas di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) serta kawasan perbatasan di seluruh Indonesia.

Para dai tersebut akan menjalankan misi dakwah dan penguatan kehidupan beragama selama bulan suci Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan sosial dan moral bangsa, terutama di daerah-daerah yang jauh dari pusat pemerintahan.

Baca Juga Sidang Isbat Penetapan 1 Ramadhan 1447 H Digelar Hari Ini di Jakarta

Pelepasan dai berlangsung secara hybrid dan dipusatkan di Jakarta, Senin (16/2/2026). Sebagian peserta mengikuti acara secara daring dari berbagai daerah.

Hadir secara langsung Sekretaris Ditjen Bimas Islam Lubenah, serta seluruh Kepala Bidang Penerangan Agama Islam Kantor Wilayah Kemenag se-Indonesia.

Gerakan Nasional Terintegrasi untuk Wilayah Terluar

Acara pelepasan juga dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya:

  • Asisten Deputi Infrastruktur Fisik BNPP, Amrullah
  • Pimpinan BAZNAS KH. Ahmad Sudrajat
  • Jajaran BAZNAS Provinsi Riau
  • Kepala BPJS Kanwil Sumbar, Riau, dan Kepri Hengki Rosyidin
  • Pimpinan LAZ serta ormas-ormas mitra dakwah

Kehadiran berbagai pihak menunjukkan bahwa program Dai 3T bukan sekadar agenda rutin, melainkan gerakan nasional terintegrasi yang melibatkan banyak unsur.

Negara Hadir Lewat Pembinaan Ruhani

Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag RI, Muchlis M. Hanafi, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari kebijakan strategis pemerintah dalam memperkuat kehidupan beragama.

Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag RI, Muchlis M. Hanafi

“Program Dai 3T adalah bagian dari kebijakan nasional penguatan kehidupan beragama. Negara hadir bukan hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui pembinaan ruhani dan penguatan ketahanan moral masyarakat,” ujar Muchlis.

Menurutnya, wilayah 3T dan perbatasan merupakan beranda depan bangsa, tempat ketahanan ideologi dan kebangsaan diuji.

Dalam konteks itu, pengiriman dai menjadi langkah penting untuk:

Baca Juga Kemenag Salurkan Bantuan Rp350 Juta, Al-Qur’an dan Kurma untuk Ponpes Al Adalah Tegal Pascabencana Longsor

  • memperkuat nasionalisme berbasis nilai agama
  • mencegah radikalisme dan ekstremisme
  • menjaga harmoni sosial di masyarakat

Dakwah di Pelosok, Amanah Berat di Hadapan Allah

Muchlis menekankan bahwa berdakwah di daerah terpencil bukan perkara mudah, namun menjadi tanggung jawab moral umat Islam.

“Berdakwah di daerah 3T dan wilayah perbatasan itu berat. Tetapi beban moral kita akan lebih berat lagi di hadapan Allah jika masih ada saudara kita yang belum memahami agama dan belum mampu membaca Al-Qur’an,” tegasnya.

Ia juga mengutip pesan Khalifah Umar bin Khattab tentang tanggung jawab pemimpin terhadap rakyatnya, bahkan hingga hal kecil di tempat jauh.

Kolaborasi Kemenag, BAZNAS, LAZ, dan Ormas

Program Dai 3T telah digagas sejak lima tahun terakhir sebagai kerja kolektif nasional. Kemenag membangun sistem dan kebijakan, sementara BAZNAS, LAZ, serta ormas mitra memperkuat dukungan lapangan.

Kolaborasi ini membentuk ekosistem dakwah yang inklusif dan berkelanjutan.

Para dai yang dikirim bukan hanya penceramah, tetapi juga berperan sebagai:

  • agen perubahan sosial
  • penguat literasi Al-Qur’an
  • pendidik karakter umat
  • penjaga harmoni antarumat beragama

Dakwah yang dikedepankan adalah dakwah yang menenangkan, membangun optimisme, serta memperkuat kebangsaan.

Bertugas 32 Hari hingga Idulfitri

Program ini berlangsung selama 32 hari, dimulai sejak Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri. Selama bertugas, para dai akan mendapatkan pendampingan, koordinasi dengan pemerintah daerah, serta dukungan logistik dan pembinaan berkelanjutan.

“Para dai bukan sekadar utusan Kementerian Agama. Mereka adalah wajah Islam dan wajah negara di pelosok negeri,” ujar Muchlis.

Foto Istimewa

Komitmen Negara Tak Absen di Wilayah Perbatasan

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembinaan keagamaan hingga ke wilayah terluar Indonesia. Program Dai 3T menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun ketahanan bangsa melalui pendekatan dakwah yang moderat, inklusif, dan membumi.

Melalui pelepasan ini, diharapkan para dai dapat menjalankan amanah dengan integritas dan semangat pengabdian, sehingga program Dai 3T benar-benar berdampak nyata bagi masyarakat.

Baca Juga Siswi MTs di Sigi Tulis Surat Permintaan Menu MBG Spesial untuk Kado Ulang Tahun Ayah

Penulis : aljawadd_

Editor : Fikri

Follow WhatsApp Channel ikhbarnusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SANTRI BERPRESTASI: SALWA WULANDARI RAIH JUARA HARAPAN 1 DI AJANG NASIONAL
Luthfi Muhammad Fikri Al Zawad Lolos Google Student Ambassador 2026, Mahasiswa STAI KH Badruzzaman Tembus Program Global
Santri Muda Asal Pesantren Miftahulhuda Al Musri’ Lolos Google Student Ambassador 2026
Cak Imin Geram Jaksa Nilai Kreativitas Rp0: “Ini Bisa Lumpuhkan Masa Depan Industri Kreatif Indonesia!”
TNI Gugur Ditembak Israel di Lebanon, RI Kecam Keras dan Desak Investigasi Transparan
Komnas HAM Belum Tetapkan Status Kasus Andrie Yunus, DPR Minta Kejelasan
Resmi Berlaku! PP Tunas Batasi Akses Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun Mulai 28 Maret 2026
Breaking News: Eks Menhan Juwono Sudarsono Wafat di Usia 84 Tahun, Indonesia Kehilangan Negarawan dan Cendekiawan Besar

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 17:23 WIB

SANTRI BERPRESTASI: SALWA WULANDARI RAIH JUARA HARAPAN 1 DI AJANG NASIONAL

Minggu, 5 April 2026 - 11:11 WIB

Luthfi Muhammad Fikri Al Zawad Lolos Google Student Ambassador 2026, Mahasiswa STAI KH Badruzzaman Tembus Program Global

Kamis, 2 April 2026 - 05:50 WIB

Santri Muda Asal Pesantren Miftahulhuda Al Musri’ Lolos Google Student Ambassador 2026

Senin, 30 Maret 2026 - 23:03 WIB

Cak Imin Geram Jaksa Nilai Kreativitas Rp0: “Ini Bisa Lumpuhkan Masa Depan Industri Kreatif Indonesia!”

Minggu, 29 Maret 2026 - 09:11 WIB

Komnas HAM Belum Tetapkan Status Kasus Andrie Yunus, DPR Minta Kejelasan

Berita Terbaru