[ditty id=593]

 

Sidang Isbat Penetapan 1 Ramadhan 1447 H Digelar Hari Ini di Jakarta

Selasa, 17 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pengamatan hilal. Daftar 96 titik pemantauan hilal (rukyatul hilal) untuk menentukan awal Ramadhan 1447 Hijriah/2026 M di Indonesia.

Ilustrasi pengamatan hilal. Daftar 96 titik pemantauan hilal (rukyatul hilal) untuk menentukan awal Ramadhan 1447 Hijriah/2026 M di Indonesia.

JAKARTA IkhbarNusantara.com – Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat penetapan awal 1 Ramadhan 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi pada Selasa (17/2/2026) hari ini.

Sidang isbat menjadi forum resmi negara untuk menentukan awal bulan suci Ramadhan yang akan menjadi pedoman umat Islam di seluruh Indonesia.

Baca Juga Kemenag Salurkan Bantuan Rp350 Juta, Al-Qur’an dan Kurma untuk Ponpes Al Adalah Tegal Pascabencana Longsor

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menjelaskan bahwa keputusan awal Ramadhan akan ditetapkan berdasarkan pembahasan bersama hasil hisab dan rukyat.

“Hasil hisab dan rukyat akan kami bahas bersama. Keputusan akhir akan disampaikan kepada masyarakat agar menjadi pedoman bersama umat Islam di Indonesia,” ujar Abu Rokhmad.

Sidang Isbat Digelar di Auditorium HM Rasjidi

Sidang isbat penetapan 1 Ramadhan 1447 H akan berlangsung di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta.

Forum ini akan dihadiri oleh berbagai unsur penting, antara lain:

  • Kementerian Agama
  • Komisi VIII DPR RI
  • Mahkamah Agung (MA)
  • Majelis Ulama Indonesia (MUI)
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)

Baca Juga Sambut Ramadhan 2026, Yabadi Garut Gelar Pawai Ta’aruf dan Ziarah Karuhun di Pesantren An-Nur

Selain itu, turut diundang lembaga dan institusi terkait seperti:

  • Badan Informasi Geospasial (BIG)
  • Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
  • Observatorium Bosscha ITB
  • Planetarium Jakarta
  • Perwakilan ormas Islam dan pondok pesantren
  • Tim Hisab Rukyat Kemenag

Penetapan Awal Ramadhan Gunakan Hisab dan Rukyat

Penentuan awal 1 Ramadhan dilakukan menggunakan metode gabungan:

  • Hisab, yaitu perhitungan astronomi
  • Rukyatul hilal, yaitu pengamatan langsung bulan sabit pertama

Kemenag melaksanakan rukyatul hilal di 96 lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pengamatan dilakukan oleh Kantor Wilayah Kemenag provinsi serta Kantor Kemenag kabupaten/kota, bekerja sama dengan:

  • Pengadilan Agama
  • Ormas Islam
  • Instansi terkait lainnya

Hasil rukyat dari seluruh titik tersebut akan menjadi bahan utama dalam sidang isbat.

Abu Rokhmad menegaskan bahwa keputusan akhir akan diumumkan secara resmi setelah sidang selesai melalui konferensi pers.

“Keputusan akhir disampaikan kepada masyarakat agar menjadi pedoman bersama umat Islam di Indonesia,” tegasnya.

Agenda Lengkap Sidang Isbat 1 Ramadhan 1447 H

Akun resmi Instagram Bimas Islam Kemenag (@bimasislam) turut menyiarkan rangkaian kegiatan sidang isbat hari ini.

Berikut jadwal lengkapnya:

  • 16.30 WIB – Seminar posisi hilal (disiarkan langsung melalui YouTube Bimas Islam TV dan media sosial resmi)
  • 18.30 WIB – Sidang isbat dimulai (tertutup untuk umum)
  • 19.05 WIB – Konferensi pers penetapan awal Ramadhan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat

Masyarakat Diminta Menunggu Pengumuman Resmi

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil sidang isbat sebagai pedoman bersama dalam memulai ibadah puasa Ramadhan 1447 H.

Keputusan resmi akan menjadi acuan nasional agar umat Islam dapat menjalankan ibadah dengan tertib dan seragam.

Baca Juga Siswi MTs di Sigi Tulis Surat Permintaan Menu MBG Spesial untuk Kado Ulang Tahun Ayah

Penulis : aljawadd_

Editor : Mulki Algifari

Follow WhatsApp Channel ikhbarnusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Santri Tahfidz Al Aziziyah Banten Jadi Delegasi International Conference Santri Mendunia di Malaysia, Singapura, dan Thailand
Mahasiswi IIQ Jakarta Jadi Delegasi International Conference Santri Mendunia 2026, Harumkan Pendidikan Islam Indonesia
Mama KH. Ahmad Faqih Dianugerahi Penghargaan Harlah ke-28 PKB atas Dedikasi bagi Pesantren dan Perjuangan Bangsa
Dua Santri Miftahulhuda Al-Musri’ Lolos International Conference Santri Mendunia di Malaysia, Singapura, dan Thailand
Kiai Maman Imanulhaq: Keberhasilan Ekonomi Harus Diukur dari Keadilan Sosial, Bukan Sekadar Pertumbuhan
Dewan Pers Sesalkan Sikap Hotman Paris kepada Wartawan, Tegaskan Profesi Jurnalis Harus Dihormati
PN Jakarta Selatan Tolak Praperadilan Roy Suryo Terkait Kasus Dugaan Penyebaran Isu Ijazah Jokowi
Menag Nasaruddin Umar: Kerukunan dan Politik Bebas Aktif Jadi Modal Indonesia Bangun Perdamaian Dunia

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:29 WIB

Santri Tahfidz Al Aziziyah Banten Jadi Delegasi International Conference Santri Mendunia di Malaysia, Singapura, dan Thailand

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:20 WIB

Mahasiswi IIQ Jakarta Jadi Delegasi International Conference Santri Mendunia 2026, Harumkan Pendidikan Islam Indonesia

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:42 WIB

Dua Santri Miftahulhuda Al-Musri’ Lolos International Conference Santri Mendunia di Malaysia, Singapura, dan Thailand

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:39 WIB

Kiai Maman Imanulhaq: Keberhasilan Ekonomi Harus Diukur dari Keadilan Sosial, Bukan Sekadar Pertumbuhan

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:41 WIB

Dewan Pers Sesalkan Sikap Hotman Paris kepada Wartawan, Tegaskan Profesi Jurnalis Harus Dihormati

Berita Terbaru