Yayasan Babussalam Al Munawwir resmi membuka penerimaan siswa dan siswi serta santri dan santriwati baru untuk tahun ajaran 2026. Pendaftaran akan dimulai pada April hingga Mei mendatang, dengan kuota terbatas bagi masyarakat umum.
Berlokasi di Kampung Cikokosan RT 02 RW 02, Desa Kertamukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, yayasan ini terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan berbasis Al-Qur’an yang inklusif, terjangkau, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Pembukaan penerimaan peserta didik baru ini menjadi bagian dari upaya yayasan dalam memperluas akses pendidikan keagamaan sejak usia dini, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan keterampilan hidup.
Program Pendidikan Terpadu
Dalam proses pembelajaran, Yayasan Babussalam Al Munawwir menawarkan sejumlah program unggulan yang dirancang untuk berbagai jenjang usia. Di antaranya adalah Pendidikan Anak Usia Dini Al-Qur’an (PAUDQU) yang menekankan pengenalan nilai-nilai Islam sejak dini melalui pendekatan yang menyenangkan dan edukatif.
Baca Juga Program Mudik Bareng NU Bantu Perantau Pulang Kampung Setelah Bertahun tahun
Selain itu, tersedia pula Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) yang menjadi wadah bagi anak-anak untuk memperdalam kemampuan membaca, memahami, serta mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Tidak hanya berfokus pada pendidikan keagamaan, yayasan ini juga menghadirkan program keterampilan berupa kursus menjahit. Program ini bertujuan untuk membekali santri dengan kemampuan praktis yang dapat menjadi bekal kemandirian di masa depan.
Dipimpin Tokoh Pendidikan Lokal
Yayasan Babussalam Al Munawwir berada di bawah kepemimpinan Ust. Nenda Solihin bersama Ustd Santika, S. Pd yang aktif dalam pengembangan pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman.
Di bawah kepemimpinan keduanya, yayasan ini terus berkembang dan berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran, baik dari sisi kurikulum maupun metode pengajaran yang adaptif terhadap kebutuhan generasi saat ini.
Menurut pihak yayasan, pendidikan tidak hanya bertujuan mencetak individu yang cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak yang baik serta keterampilan yang mampu menunjang kehidupan mereka di tengah masyarakat.
Menjawab Tantangan Pendidikan Era Modern
Di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat, kehadiran lembaga pendidikan berbasis Al-Qur’an dinilai semakin penting. Yayasan Babussalam Al Munawwir hadir sebagai salah satu solusi dalam membentuk generasi yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki landasan moral dan spiritual yang kuat.
Baca Juga Polda Metro Jaya Prioritaskan Pengusutan Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS
Pendekatan pendidikan yang diterapkan mengedepankan keseimbangan antara ilmu agama dan keterampilan praktis. Hal ini diharapkan mampu mencetak generasi yang siap menghadapi tantangan global tanpa kehilangan jati diri sebagai insan berakhlak.
Selain itu, lingkungan belajar yang kondusif dan berbasis nilai-nilai keislaman menjadi salah satu daya tarik utama bagi para orang tua dalam memilih lembaga pendidikan bagi anak-anak mereka.
Antusiasme Masyarakat dan Kuota Terbatas
Setiap tahunnya, minat masyarakat terhadap Yayasan Babussalam Al Munawwir terus mengalami peningkatan. Hal ini tidak terlepas dari kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan serta pendekatan pembelajaran yang diterapkan.
Pihak yayasan mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pendaftaran mengingat jumlah peserta didik yang diterima terbatas. Proses seleksi dilakukan secara sederhana dengan tetap memperhatikan kesiapan calon peserta didik.
Dengan dibukanya penerimaan siswa dan santri baru ini, Yayasan Babussalam Al Munawwir berharap dapat terus berkontribusi dalam mencetak generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak, serta memiliki keterampilan yang bermanfaat bagi kehidupan.\
Baca Juga Polda Metro Jaya Prioritaskan Pengusutan Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS
Penulis : aljawadd_
Editor : Fikri
























Komentar